Tips Sukses Mendapat Modal Usaha dari Bank

Untuk memulai sebuah usaha, tentunya modal menjadi hal yang mendasar agar bisnis berjalan. Modal yang sesuai dengan jenis usaha yang ingin dijalankan akan membantu dalam berkembangnya sebuah usaha. Namun, kadang dalam memulai usaha tidak selalu mulus. Ketidaktersediaan modal menjadi kendala bagi banyak orang. Perlu adanya modal usaha yang besar. Nah, salah satu cara untuk mendapatkan modal usaha adalah dengan mencari pinjaman di bank. Kenapa di bank? Yah, karena banyak hal-hal yang menguntungkan dari meminjam modal usaha di bank.

Dalam pengajuan pinjaman ke bank, anda harus mengetahu trik-trik supaya bank mau mengucurkan dananya untuk modal usaha anda. Yah, tidak bisa dengan mudah untuk mendapatkannya. Karena bank sangat ketat dalam memberlakukan aturan. Tidak sembarang orang bisa mendapatkan pinjaman modal usaha. Namun tidak usah khawatir, jika tahu strateginya pasti bisa mendapatkannya.

Nah, sebelum melakukan mengenal tips mendapatkan modal usaha di bank, alangkah baiknya untuk mengetahui kelebihan apa yang ditawarkan oleh bank. Selain itu, dengan mengenal lebih jauh kelebihan-kelebihannya, anda akan lebih memahami dan tahu langkah-langkah selanjutnya. Kelebihan meminjam modal di bank antara lain:

  1. Pinjaman yang besar
    Berapapun pinjaman yang akan diajukan, bank pasti bisa menyediakan dana sebesar apapun asalkan sesuai dengan kemampuan membayar si kreditur. Yah, jika sedang membutuhkan modal besar untuk usaha, bank pasti bisa memfasilitasi semuanya. Selain itu, mengajukan pinjaman ke bank sangatlah aman. Semuanya diatur sedemikian rupa agar kreditur merasa nyaman. Selain itu, bunga yang ditawarkan juga sangat kompetitif.
  2. Ada pinjaman tanpa riba
    Bagi orang yang anti dengan bunga atau menjerumus ke hal-hal yang riba, bank syariah bisa menjadi pilihan. Yah, bank syariah memfasilitasi kreditur dengan transaksi secara syariah sesuai dengan ajaran Islam. Ini bisa menjadikan kreditur lebih tenang tanpa khawatir dengan adanya riba. Untuk lebih jelasnya, bisa datangi langsung bank syariah terdekat dan tanyakan seputar produk bank yang ingin digunakan.
  3. Cicilan sesuai kemampuan
    Dengan melakukan peminjaman di bank, sistem dan persyaratan sangat jelas, aman, dan terpercaya. Selain itu, bank akan menghitung dana yang akan pinjam apakah sesuai dengan kemampuan kreditur untuk membayarnya. Yah, bank akan menyesuaikan pinjaman dengan keuangan kreditur. Lalu, bank dengan jelas memberikan simulasi cicilan beserta suku bunganya dan kurun waktu yang disepakati. Lebih lanjut, kreditur bisa berkonsultasi dengan bank sepuasnya sebelum benar-benar memilih produk pinjama yang pas.
  4. Banyak produk kredit
    Banyak sekali produk pinjam di bank. Yang paling terkenal diantaranya kredit multiguna (KMG), kredit tanpa agunan (KTA), atau kredit usaha rakyat (KUR). Yah, tentunya produk-produk tersebut memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Misalnya saja, KMG harus ada jaminan, KTA tanpa agunan, KUR dengan suku bunga yang rendah. Yah, intinya tergantung kreditur mau memilih yang mana sesuai dengan kapasitasnya.
  5. Adanya pembekalan usaha
    Bank juga memberikan pembekalan kepada mereka yang ingin menjalankan usaha. Bank biasanya menggelar acara-acara seperti seminar, workshop, atau pelatihan-pelatihan lainnya yang berguna untuk para kreditur. Tentunya ini sangat menarik yang ditawarkan bank.

Setelah mengetahui kelebihan-kelebihan dalam mendapatkan modal usaha di bank, tentunya anda ingin bank benar-benar memberikan pinjamannya untuk modal usaha. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dilakukan ketika hendak melakukan peminjaman modal usaha di bank. Yah, secara kasarnya harus tahu trik-trik agar pengajuan pinjaman diterima oleh bank. Ada 6 hal yang perlu diperhatikan dan dilakukan, antara lain:

  1. Yakinkan pihak bank
    Sebelum bank memberikan pinjaman kepada kliennya, biasanya bank mempertimbangkan beberapa aspek atau data yang dibutuhkan agar bank benar-benar yakin kepada calon debitur. Nah, utarakanlah alasan yang bisa membantu supaya bank mau memberikan dana tersebut. Misalnya, dengan menjelaskan bahwa usaha yang anda lakukan memiliki prospek yang bagus ke depannya. Selain itu, berikanlah alasan-alasan lain yang tepat sehingga bank memberikan dananya.
  2. Lengkapi persyaratan yang dibutuhkan
    Siapkanlah dokumen-dokumen dengan lengkap. Bank biasanya akan memberikan persyaratn-persyaratn dokumen yang harus dipenuhi. Ini merupakan tahap awal bank mengenal anda. Bank akan mempertimbangkan keputusannya salah satunya melalui dokumen-dokumen tersebut. Secara umum, dokumen-dokumen tersebut adalah kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK), dan lain-lain. Jika satu saja dokumen tidak terpenuhi, maka proses tidak bisa dilanjutkan ke tahap selanjutnya.
  3. Siapkan agunan jika dibutuhkan
    Jika produk bank yang dipilih ada agunannya, biasanya bank akan meminta surat-surat dari barang yang diagunkan. Ini dilakukan sebagai bahan pertimbangan untuk mengcover dana yang dipinjamkan. Siapkanlah agunan yang diperlukan supaya mempermudah dalam peminjaman ke bank. Dengan begitu, bank akan lebih percaya untuk menggelontorkan dananya.
  4. Bebas pinjaman dari lembaga keuangan lain
    Ini penting. Sebelum mengajukan pinjaman ke bank. Alangkah baiknya jika anda tidak memiliki hutang kepada badan keuangan lainnya. Jika pun ada, segeralah lunasi agar bisa meminjam lagi. Jika masih ada hutang ke badan keuangan lain, kemungkinan besar pengajuan pinjaman anda akan ditolak. Seandainya mengelak pun tidak memiliki hutang (padahal punya hutang), bank akan tahu dan mengecek di BI checking.
  5. Tidak nervous dan tetap percaya diri
    Ketika bertemu pihak bank atau melakukan wawancara, usahakan tetap rileks dan santai. Ini akan berpengaruh terhadap penilaian bank apakah layak atau tidak untuk diberikan pinjaman modal usaha. Jika tegang saat menjawab pertanyaan, bisa-bisa jawaban yang diberikan malah tidak meyakinkan. Jawaban yang meyakinkan juga menjadi pertimbangan bank untuk menentukan keputusan. Maka dari itu, aturlah diri supaya tetap santai dan nyaman. Anggap saja sedang mengobrol biasa sehingga tidak terkesan terlalu kaku. Dengan begitu, bank akan percaya dan bisa memberikan pinjamannya.
  6. Melakukan pendekatan secara personal kepada pihak bank
    Nah, ini merupakan cara untuk lebih mengenal dekat dengan pihak bank. Mintalah nomor teleponnya agar lebih mudah berkomunikasi. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik maka pihak bank akan mempercayai dan membuat bank yakin untuk memberikan pinjaman dana. Berkonsultasilah dan yakinkan diri anda agar pihak bank mau mengucurkan dananya untuk usaha anda.
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *