Tips mendapatkan modal 08 – Jadi Pengelola Terlebih Dahulu

Memiliki bisnis sendiri adalah impian banyak orang. Namun kadang impian itu harus terkendala dengan satu hal yang hampir semua orang mempermasalahkannya. Ya, modal. Modal sering menjadi penghambat orang untuk membuat sebuah bisnis atau usaha. Ketiadaan modal usaha membuat mereka akhirnya berpikir ulang untuk menceburkan diri ke dalam dunia bisnis.

Permasalah ini kadang terdengar klise. Banyak orang mengira bahwa bisnis memerlukan modal yang besar untuk penghasilan yang besar pula. Faktanya tidak begitu. Tidak semua bisnis yang sukses berawal dari modal yang besar. Bahkan banyak pengusaha sukses dengan modal usaha seadanya mampu meraih kesuksesan dan usahanya berkembang pesat.

Memang membuka usaha tidak berarti tanpa modal sama sekali. Sedikit-banyak pasti memerlukan modal. Nah, bagi anda yang belum memiliki modal usaha yang cukup. Ada banyak cara agar mendapatkan modal usaha. Carilah kesempatan untuk menjadi pengelola usaha terlebih dahulu. Yah, semata-mata ini untuk mendapatkan modal usaha anda nantinya. Selain itu, anda juga bisa belajar banyak dengan menjadi pengelola usaha orang lain sehingga jika nanti sudah memiliki usaha sendiri bisa dengan baik menjalankannya.

Lalu apa sih menjadi pengelola usaha? Misalnya, saat anda membeli sebuah produk, anggap saja anda sedang membeli jus buah di jalan. Ajaklah si penjual jus buah tersebut mengobrol. Tanyakan padanya apakah ia memiliki bisnis itu sendiri atau hanya menjadi pengelola saja. Jika ia hanya pengelola saja, maka ini adalah kesempatan untuk anda menjadi pengelola bisnis juga. Lalu bagaimana caranya agar kita bisa mendapatkan modal usaha dengan menjadi pengelola terlebih dahulu?

  1. Mencari pemilik usaha

Hal pertama yang harus dilakukan untuk menjadi pengelola usaha tentunya dengan mencari pemiliki usaha. Pastinya usaha yang ingin dikelola sesuai dengan passion anda. Carilah bidang usaha yang menurut kemampuan anda bisa mengembangkan dan membuat sukses usaha tersebut. Selain itu, cari juga pemilik usaha yang bisa diajak bekerja sama dengan baik. Artinya, baik anda dan pemilik usaha mau bersama-sama menanggung risiko dari usaha tersebut.

  1. Memberikan keyakinan kepada pemilik usaha

Nah, ini adalah hal yang sangat penting. Buatlah si pemilik usaha yakin bahwa anda adalah orang yang tepat untuk mengelola bisnisnya. Selain itu, anda harus memiliki sifat-sifat yang bisa membuatnya percaya. Misalnya jujur dan bisa dipercaya, memiliki kemampuan mengintegrasikan banyak hal, memiliki komunikasi yang baik, pandai mengambil keputusan, serta memiliki perencanaan yang baik. Dengan begitu si pemilik usaha akan mempercayakan bisnis tersebut sepenuhnya kepada anda. Nah, dengan begitu untuk mendapatkan modal usaha anda nantinya akan semakin terbuka dengan menjadi pengelola bisnis terlebih dahulu.

  1. Belajar menjadi pengelola usaha

Untuk sukses perlu ilmu yang mumpuni. Begitu juga dengan bisnis. Jadilah seorang pengelola yang terus belajar, yah, supaya usaha yang anda kelola bisa berjalan dengan baik. Jika demikian, penghasilan yang banyaka akan segera anda dapatkan. Dan tentunya, untuk modal usaha anda nantinya. Ikutilah semacam workshop atau seminar, membaca buku, atau pelatihan bisnis. Dengan begitu, anda akan lebih mahir dalam berbisnis

 

Supaya usaha yang anda kelola bisa berjalan dengan baik, anda perlu memperhatikan beberapa poin di bawah ini dengan sang pemilik usaha. Ini demi kemajuan bisnis yang dipercayakan kepada anda untuk dikelola.

  1. Membuat visi dan misi bersama

Di dalam bisnis apapun,menentukan visi dan misi adalah sesuatu yang sangat penting. Visi dan misi merupakan sebuah langkah awal dalam berbisnis. Jika si pemilik usaha dan anda sebagai pengelola tidak memiliki pemikiran dan arah yang sama, masalah-masalah pasti akan bermunculan. Setiap kepala boleh saja memiliki ide masing-masing. Namun, tujuan yang sama akan membuat arah menajdi lebih fokus sehingga bisnis bisa berkembang dengan baik. Maka dari itu, luangkanlah waktu untuk mendiskusikan visi dan misi. Visi dan misi yang telah dibuat dan disepakati bersama harus digunakan sebagai referensi dalam segala hal yang akan dilakukan.

  1. Cari tahu dan manfaatkan kekuatan pemilik usaha

Setiap orang pasti memiliki kelebihan masing-masing. Nah, gali kelebihan-kelebihan si pemilik usaha yang bisa anda dapatkan. Begitu juga sebaliknya, kelebihan anda ditunjukan. Jika dua kelebihan itu digabungkan maka akan tersinergi kekuatan yang bisa membuat usaha lebih maju. Berikan kerja sama yang baik serta memotivasi satu sama lain. Ini akan meningkatkan peluang kesuksesan  dalam jangka panjang. Buatlah catatan kekuatan pribadi dan diskusikan bagaimana untuk menerapkannya dalam bisnis.

  1. Melengkapi kekurangan pemilik usaha

Di mana ada kelebihan pasti ada kekurangan. Misalnya, si pemilik usaha memiliki kekurangan dalam hal strategi, pengembangan produk/jasa, penjualan, manajemen tim, manajemen keuangan dan administrasi, serta operasional. Nah, secepat mungkin kekurangan-kekurangan itu diidentifikasi sehingga bisa ditanggulangi dengan baik. Diskusikanlah secara bersama-sama. Dengan mendiskusikannya bisa mendapatkan solusi yang tepat.

  1. Membuat tujuan pribadi dan perusahaan

Cara terbaik untuk menentukan tujuan perusahaan adalah dengan menentukan tujuan masing-masing individu yang akan menunjang tujuan perusahaan. Tentu saja tujuan tersebut harus disusun secara terstruktur dan mendukung harapan terhadap bisnis tersebut. Maka dari itu tinjau kembali dan terus perbarui tujuan perusahaan bersama-sama. Pastikan semuanya berkomitmen pada tujuan masing-masing sehingga tidak akan timbul pertanyaan siapa yang bertanggung jawab pada suatu masalah nantinya.

  1. Antisipasi perselisihan, kekecewaan, dan frustasi

Di dalam berbisnis, perbedaan paham keras terjadi. Yang jelas, tentukan bagaimana caranya mengantisipasi masalah tersebut. Ini bertujuan agar menjga hubungan tetap stabil, efektif, dan kerjasama dengan baik. Buat saja aturan di mana masing-masing bisa melakukan pendekatan pada satu sama lain ketika ada masalah yang perlu ditangani. Nah, maka dari itu sering-seringlah untuk duduk bersama agar kerjasama tetap berjalan sesuai yang diharapkan.

  1. Membagi peran kerja masing-masing

Berikutnya adalah membagi peran kerja yang jelas. Jika tidak, ini akan membuat bekerja dengan asumsi yang tidak sesuai.  Ketidakjelasan peran kerja juga menjadi sumber utama kekecewaan dalam bermitra bisnis. Nah, yang perlu dilakukan adalah membagi peran kerja dengan baik. Dengan begitu, masing-masing akan bertanggung jawab  pada diri sendiri, satu sama lain, dan tentunya pada bisnis. Yah, sederhananya untuk memastikan pekerjaan sudah ada yang mengerjakan.

Nah, itulah beberapa poin agar anda bisa menjadi pengelola usaha terlebih dahulu untuk mendapatkan modal usaha. Jika anda sukses menjadi pengelola usaha, bukan tidak mungkin modal usaha untuk bisnis anda nantinya akan mencukupi. Maka dari itu, jika modal usaha belum mumpuni, jadilah pengelola usaha terlebih dahulu. Selamat mencoba!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *