Posts

Memahami Perencanaan Keuangan Bisnis

Bagi orang awam, memahami perencanaan keuangan bisnis mungkin terdengar kaku dan tidak bermanfaat, namun dalam kenyataannya hal ini penting untuk meningkatkan perjalanan bisnis dan menjadikan finansial usaha selalu dalam kondisi meningkat atau maju dimana dengan perencanaan yang tepat akan tercapai pula target usaha dan memudahkan dalam evaluasi.

Sebelum memulai bisnis, pastikan membuat rencana keuangan dan memiliki akuntan atau admin yang dapat mengolah semua data tersebut sehingga pencatatan dan arus keluar masuk uang dapat dipantau lebih cepat. Penjelasan mengenai langkah langkahnya dapat Anda pelajari dan mulai dari panduan dalam ulasan kali ini. 🙂

1. Pahami Pentingnya Akuntan dan Admin

Secara umum akuntan dan admin dikenal sebagai pihak yang membuat finansial usaha tertata rapi dari segi pemasukan, pengeluaran, untung, rugi, dsb, namun sebenarnya akuntan dan admin memiliki peran lebih dari hal tersebut, diantaranya ialah :

  • Menyediakan informasi lengkap tentang keuangan

Kemampuan utama akuntan dan admin dalam bisnis tentunya ialah kemampuan menyediakan berbagai informasi untuk segala kegiatan finansial usaha, segala data yang berhubungan dan dibutuhkan akan tercatat dalam sistem sehingga kondisi bisnis dapat diukur dengan mudah. Pembukuan dapat dijalankan secara rutin dan selalu update.

  • Pengontrol dan pengendali

Melalui akuntan dan admin, Anda dapat mengetahui berapa peningkatan atau penurunan dalam bisnis, pembayaran apa saja yang perlu dilakukan, dsb sehingga secara langsung Anda dapat mengontrol dan mengendalikan perjalanan bisnis.

  • Membantu membuat keputusan

Dengan adanya pembukuan yang jelas, Anda dapat menentukan rencana atau keputusan bisnis janga pendek maupun jangka panjang sehingga dapat menangani masalah dalam finansial usaha dengan tepat.

  • Berhubungan dengan pihak lain

Jika bisnis yang Anda lakukan terus berkembang dan berhubungan dengan pihak lain misalnya investor, pemerintah, petugas pajak, dsb tentunya pembukuan yang dibuat akuntan dan admin diperlukan untuk mengetahui perjalanan bisnis yang telah lalu dan kondisi bisnis masa sekarang sehingga dapat menjadi pertimbangan dan penilaian.

2. Mampu Menilai Dasar Perhitungan Keuangan

Walaupun memiliki akuntan dan admin, bukan berarti pemilik bisnis menyerahkan semuanya dan hanya menentukan keputusan tentang langkah finansial usaha dari laporan atau hasil akhir, kemampuan menilai juga harus dimiliki agar mengetahui kebenaran dari laporan tersebut, berikut yang harus dipelajari dan dimengerti.

  1. Arus kas
    Ialah data tentang keluar masuknya uang dari bisnis yang Anda kelola, intinya, semua penerimaan uang dan pengeluaran uang yang dilakukan dalam finansial usaha wajib dicatat atau dibukukan beserta keterangan dan tujuan penggunaannya. Data ini merupakan catatan yang penting untuk laporan keuangan yang lainnya.
  2. Laporan laba rugi
    Merupakan data tentang pendapatan yang diperoleh dikurangi pengeluaran sehingga diketahui finansial usaha yang dijalankan memiliki keuntungan atau kerugian. Ada beragam catatan yang dimasukkan mulai dari jumlah aset, modal, dan utang
  3. Neraca
    Yakni laporan yang dibuat minimal setahun sekali untuk mengetahui perjalanan finansial usaha dari tahun ke tahun.

Di jaman yang modern ini, pembuatan laporan tersebut tidak perlu dilakukan secara manual sebab telah tersedia berbagai software sehingga data tersimpan lebih baik dan resiko kesalahan dapat diminimalisir, cara penilaiannya sendiri dapat dilakukan dengan beberapa langkah berikut :

  • Mengambil kesimpulan

Langkah awal penilaian ialah mengambil kesimpulan dari lapioran laba rugi, jika memiliki laba, maka arus kas masuk akan lebih besar dan tidak ada minus dalam laporan yang tersusun.

  • Membandingkan neraca

Selanjutnya bandingkan data yang ada di neraca dari awal hingga akhir dalam satu periode, hitung dan cari perubahan apa saja yang terjadi dengan mencari selisih dari nominal pada neraca. Jika terdapat kenaikan saldo disebut dengan perubahan naik, sedangkan jika saldo menurun, maka disebut dengan perubahan turun.

  • Input dalam laporan arus kas

Masukkan semua data pada neraca di laporan arus kas yang telah memiliki format khusus, mulai dari penerimaan terlebih dahulu, selanjutnya laba, aktifitas operasi, investasi, dan terakhir pendanaan.

  • Mengetahui kas akhir

Jika seluruh data telah dihitung dan tidak terdapat selisih, cara terakhir dalam penilaian ialah dengan mengurangi jumlah arus dana yang masuk dengan arus dana yang keluar sehingga Anda mendapatkan saldo kas finansial usaha di periode tersebut atau di akhir periode yang disebut dengan kas akhir atau kas bersih.

3. Penuhi Kebutuhan Data Finansial Usaha

Pada intinya, dalam bisnis apapun memang diperlukan pihak ahli yang dapat menjalankan peran untuk membaca dan merencanakan bisnis dari sisi keuangan untuk memenuhi segala kebutuhan terkait dengan data finansial usaha. Bisnis apapun yang dilakukan tanpa pencatatan yang jelas tentunya akan berjalan tanpa arah.

Dengan adanya data untuk perencanaan bisnis keuangan, segala rencana dan perjalanan bisnis dapat dipantau dengan mudah, mencegah berbagai masalah keuangan, dapat menentukan target dengan tepat, serta dapat meningkatkan pencapaian finansial usaha karena perkembangan diketahui dan dari perkembangan tersebut dapat segera ditentukan langkah lanjutannya.

Lengkapi bisnis yang Anda jalankan saat ini dengan data yang berhubungan dengan perencanaan keuangan bisnis, baik itu dilakukan oleh pihak khusus atau dilakukan secara langsung oleh Anda sendiri jika Anda baru saja memulai bisnis atau usaha kecil. Hindari melakukan usaha bisnis tanpa perencanaan keuangan bisnis yang jelas agar bisnis Anda semakin maju dan tertata rapi. Semoga bermanfaat terima kasih. 🙂