7 Langkah Memulai Usaha Baju Koko Anak

Seperti yang diketahui bahwa mayoritas masyarakat Indonesia ialah memeluk agama islam. Dan pakaian muslim seperti koko anak sudah menjadi bagian paling penting untuk menunjukkan identitas keislamannya.

Baju koko adalah jenis baju yang biasanya dikenakan oleh kaum muslim atau para laki-laki. Baju koko memang identik dengan ciri khas laki-laki muslim karena sering kali dipakai pada saat akan salat di masjid ataupun pada kegiatan keagamaan muslim lainnya. Baju koko juga tak terbatas pada laki-laki dewasa saja, baju koko anak laki laki juga sudah begitu mudah untuk ditemukan dan diperkenalkan kepada putra kesayangan anda.

Jika dilihat, peluang bisnisnya tentu saja sangat besar. Artinya, pakaian muslim atau koko anak  ini akan lebih mudah untuk dipasarkan karena hampir sebagian besar masyarakat membutuhkannya untuk berbagai keperluan sesuai dengan waktunya, misalnya pada momen lebaran. Nah, bagaimana cara memulai bisnis ini supaya bisa sukses? Inilah yang akan diulas di sini. Berikut beberapa hal yang harus anda perhatikan.

  1. Tentukan Pangsa Pasar

Pangsa pasar adalah salah satu dari strategi pemasaran yang membagi bagian dari keseluruhan permintaan suatu produk yang mencerminkan golongan konsumen, seperti tingkat pendapatan, umur, jenis kelamin, pendidikan dan status sosial. Tentukan usia yang akan Anda jadikan target konsumen.

  1. Pilih Model Baju Koko

Pastikan sebelum menentukan model baju koko anak yang akan diproduksi, Anda harus survey terlebih dahulu tentunya sesuai trend mode dengan usia yang Anda jadikan target konsumen.

Anda bisa pantau melalui televisi, majalah serta sosial media seperti di Instagram, Facebook, Twitter atau bahkan terjun langsung ke pasar. Pastikan Anda terus mengikuti trend mode koko untuk anak, agar konsumen tertarik untuk terus berkunjung ke toko Anda.

  1. Pemilihan Bahan

Jangan sembarang memilih bahan. Poin ini sangat penting diperhatikan karena berhubungan dengan suka atau tidaknya konsumen dengan baju koko yang Anda produksi. Pilihlah bahan dengan kualitas yang baik dan cocok untuk model koko yang Anda pilih. Dalam hal ini, banyak mencari informasi sangat dianjurkan untuk mendapatkan kualitas produk koko yang terbaik.

  1. Tentukan Harga

Karena Anda baru memulai usaha koko, janganlah langsung memberikan harga tinggi. Pantaskan harga sesuai dengan kualitas, ongkos produksi dan keuntungan yang sedikit. Tujuannya agar koko yang Anda produksi dikenal oleh semua orang terlebih dahulu. Jika sudah mulai banyak orang yang order dan menyukai produk Anda, maka menaikkan keuntungan secara bertahap bisa dilakukan.

  1. Pilih Media Online yang Tepat

Bagi Anda yang belum cukup modal untuk membuka toko offline, usaha dengan online merupakan tahap awal yang baik. Pilihlah media online yang banyak digunakan oleh target antara Instagram, Facebook atau Twitter.

Walau sulit untuk cepat mendapatkan kepercayaan, namun dengan sabar, telaten, dan kerja keras, Anda akan mendapatkan hasil yang lumayan besar. Karena dengan online, Anda bisa menjangkau target customer dengan lebih luas.

  1. Promosi yang Menarik

Promosi dalam penjualan merupakan salah satu cara untuk menarik minat pelanggan. Selain itu juga dapat meningkatkan penjualan produk sehingga cepat mendapatkan keuntungan. Artinya, Anda dituntut untuk membuat promosi semenarik mungkin, seperti diskon pada produk, hadiah atau undian hingga buy 1 get 1.

 

  1. Konsep Tampilan yang Bagus

Tampilan juga salah satu yang harus diperhatikan. Semakin bagus tampilannya, tentunya akan semakin menarik minat customer untuk berkunjung ke toko Anda. Pada tahap ini, Anda dituntut untuk kreatif dalam membuat tampilan yang menarik. Mulai dari foto produk, desain, pemilihan tipografi pada gambar hingga keterangan singkat pada setiap gambar.

 

  1. Gunakan Tagar

Agar toko online Anda bisa dikenal banyak orang, gunakan tagar atau hashtag di setiap postingan produk Anda, misal #kokoanak, #kokoanakmurah dan sebagainya. Semakin banyak hashtag yang berhubungan dengan produk yang Anda jual, maka peluang customer untuk mengunjungi toko online Anda semakin besar.

 

  1. Tetap Berusaha Hingga Sukses

Setiap orang yang baru memulai usaha, pasti punya harapan agar usaha yang dijalani dapat berkembang dengan pesat. Namun, untuk mencapainya tidaklah mudah, butuh proses yang sangat panjang. Tetaplah berusaha, banyak belajar, tekun pada setiap prosesnya serta diiringi doa, pasti Anda akan berhasil.

 

Jenis – Jenis Baju Koko untuk Anak

Keberadaan baju koko anak laki laki dan orang dewasa tidaklah banyak memiliki perbedaan. Baju koko merupakan baju kemeja dengan lengan panjang atau lengan pendek, dapat pula memiliki kerah dan juga kancing baju di bagian bawah leher.

Baju koko anak laki laki juga dapat dikombinasi antara model kaos dan kemeja sehingga biasanya kancing baju hanya sampai pada bagian dada sehingga tetap seperti kaos yang menyatu dan tak berpotongan pada bagian tengah depan.

Namun pada saat seperti momen bulan ramadhan dan idul fitri baju koko lengan yang panjang lah yang banyak dipilih, karena baju lengan panjang lebih pas untuk menggambarkan jiwa nya si anak kecil .

 

Contoh model baju koko untuk anak

 

Pola Dasar Kemeja Anak

Ukuran yang diperlukan

  1. Lingkar badan
  2. Panjang punggung
  3. Lingkar leher
  4. Lebar bahu
  5. Lebar dada
  6. Lebar bahu

 

Contoh ukuran

  1. Lingkar badan = 64 cm
  2. Panjang punggung = 23 cm
  3. Lebar punggung = 26 cm
  4. Lingkar leher = 30 cm
  5. Lebar bahu = 9 cm
  6. Lebar dada = 25 cm

Sebenarnya ini adalah pola dasar pembuatan kemeja tapi dapat digunakan untuk pola baju koko.

  • Pola depan

Buatlah pola dasar badan depan untuk anak laki-laki dengan perubahannya

P – S = naik ½ cm

A – S = ½ lebar punggung atas = 26 cm : 2 = 13 cm

A – M = panjang kemeja 35 cm

L – L’ = M – M’ = 1 ½ cm

H – H’ = 2 cm

R – R’ = 1 ½ cm

M’ – Z = G – H’ = 20 ½ cm

Titik Z naik 1 cm

K – K = S – S’ = turun 2 ½ cm

Hubungkan titik K’- L’ – M’- Z – R ’ – H’ – S’ – K ’ menjadi pola badan depan

Hubungkan titik K- K’ – S – S’ – K menjadi pola pas bahu yang dapt disatukan dengan pola belakang

 

  • Pola belakang

Dari pola dasar belakang untuk anak laki, perubahannya

Q – Q’ = naik ½ cm

F – Q’ = ½ lebar punggung = 26 cm : 2 = 13 cm

H – H ‘ = 2 cm

R – R’ = 1 ½ cm

F – N = turun 5 cm

F – N – T = sudut siku-siku

Hubungkan titik O – F – N – T – Q’ – O menjadi pola pas bahu belakang

Hubungkan titik N – X – Y- R – H – T – N menjadi pola belakang

Hal yang harus dilakukan selanjutnya yaitu cara membuat pola lengan baju

 

  • Pola lengan

Ukuran yang diperlukan:

  1. Panjang lengan
  2. Lingkar kerung lengan
  3. Lingkar lengan

 

Contoh ukuran

  1. panjang lengan : 15 cm
  2. Lingkar kerung lengan : 28 cm
  3. Lingkar lengan : 24 cm

 

Pola lengan

A – B = B – C = panjang lengan 15 cm

A – B = D – C = ½ lingkar kerung lengan =28 cm : 2 = 14 cm

B – E = ½ A – B = 14 cm : 2 = 7 cm

D – F = ½ lingkar lengan = 24 cm:2 = 12 cm

Kerung lengan depan :

A – G =E – H = ¼ A-E

Titik G ke kiri 1 cm dan titik H ke kanan 1 cm

Kerung lengan belakang

A – I = 1/3 A- E

Titik I ke kiri 1 ¼ cm

Titik J ke kanan ¼ cm

Pada bagian lengan pada contoh diatas adalah pola lengan pendek karena baju koko itu lengannya panjangnya maka tinggal di panjanganin aja lengannya

 

  • Pola kerah

Untuk membuat baju koko diperlukan sebuah kerah yang mirip dengan kerah baju sanghai

Ukuran yang di perlukan adalah lingkar leher

A-B = 3 cm

A-B lebar kerah = untuk anak –anak biasanya 2 cm

B-D= ½ lingkar leher = 30 : 2 = 15 cm

B-E = ½ B-D = 9 cm

C-G= kerung leher (K-G-D)

D-G= B-C= lebar kerah = 2 cm

 

Selanjutnya buat celana tentunya

Cara Membuat Celanja Panjang Anak

Ukuran yang diperlukan

  1. Panjang celana
  2. Lingkar pinggang
  3. Lingkar pisak
  4. ½ lingkar paha
  5. ½ lingkar lutut
  6. ½ lingkar kaki
  7. Panjang lutut

 

Contoh ukuran

  1. Panjang celana : 45 cm
  2. Lingkar pinggang :52 cm
  3. Lingkar pisak : 45 cm
  4. ½ lingkar paha : 20 cm
  5. ½ lingkar lutut : 16 cm
  6. ½ lingkar kaki : 13 cm
  7. Panjang lutut : 30 cm

 

  1. Pola Depan

1). Buatlah garis siku A,B,C,D, E

A – B = lebar ban pinggang 2 cm

A – C = 1/3 lingkar pisak + 4 cm = (48 cm : 3 ) + 4 cm = 20 cm

A – D = panjang lutut 30 cm

A – E = panjang celana 45 cm

 

2). Bagian paha

C – F = ½ lingkar paha – 2 cm = 20 – 2 = 18 cm

C – I = ½ C – F = 20 cm – : 2 = 10

C- G = ke kiri 3 cm

F – G = 20 cm – 3 cm = 17 cm

C – H = ½ C – G = 17 : 2 = 8 ½ cm

 

3). Bagian pinggang

B – J = C – H = 8 ½

B – V = C – I = 10 cm

K – L = ¼ lingkar pinggang = 52 : 4 = 13 cm

J – K = J – L = 13 cm : 2 = 6 ½ cm

K – K’ = L – L’ = lipit kerut 2 ½

Titik L’ tutun ½ cm

Hubungkan K’- L’ dan L’ – G

G – U = C – T = naik 6 cm

 

4). Bagian kaki

E – N = C – I = 10 cm

O – P = ½ lingkar kaki – 1 cm = 13 cm – 1 cm = 12 cm

N – O = N – P = 12 cm: 2 = 6 cm

Hubungkan titk V – I – N melalui Q

 

5). Bagian lutut

R – S = ½ lingkar lutut – 1 ½ cm = 16 – 1 ½ = 14 ½ cm

Q – R = Q – S = 14 ½ cm : 2 = 7 ¼

Hubungkan titk K’- T – C – R – O – P – S – F – U – L’ – K’ menjadi pola bagian depan

 

6). letak kantong sisi

K’ – n = turun 2 cm

N – m = lebar kantong 9 cm

Kalau tidak mau pake kantong sisi juga bisa.

 

7). Letak kupnat

V – V’ = lebar kupnat 2 ½ cm

Panjang kupnat 1 ½ cm atau 2 cm

 

  1. Pola belakang

Buatlah pola bagian depan terlebih dahulu, perubahannya

 

1). Bagian pinggang

L – X = 2 cm

Hubungkan titik G – X terus keatas

X – X’ = naik 2 cm

X’ – Y = ¼ lingkar pinggang + 1 cm ( 52 cm : 4 ) + 1 = 14

Y – Y’ = X’ – Z = tambahan untuk kerut 2 ½

Catt. Kalau tidak mau pake kerut tidak usah dibuat

 

2). Bagian Paha

C – C’ = F– F’ = 2 cm

 

3). Bagian lutut

R – R’ = S – S’ = 1 ½ cm

 

4). Bagian kaki

O – O’ = P – P’ = 1 cm

 

Itulah beberapa informasi seputar usaha baju koko anak. Semoga bisa membantu Anda yang baru akan memulai usaha. Terima kasih dan salam.

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *