5 Ide Usaha Potensial Yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Memiliki usaha sendiri merupakan dambaan bagi setiap orang. Selain bebas mengatur sendiri, memiliki bisnis sendiri jauh lebih baik dibandingkan harus bekerja di perusahaan orang lain. Yah, menjadi bos di perusahaan sendiri tentunya lebih baik. Namun terkadang banyak orang bingung memilih usaha apa untuk dijalankan. Mulai dari persaingan yang ketat hingga modal yang cukup tinggi.

Memang memilih usaha yang tepat tidak semudah yang dibayangkan. Terkadang skill, pengalaman, ilmu, serta kebutuhan pasar sangat menentukan usaha bisa berkembang atau tidaknya. Selain itu, mencari bisnis yang sesuai passion dan potensial tentunya memerlukan kejelian dalam memilihnya. Dan juga pesaing yang tidak terlalu banyak juga perlu diperhatikan baik-baik.

Nah, pada kesempatan ini akan dibahas mengenai 5 ide usaha potensial yang mungkin belum anda ketahui. Usaha semacam ini tergolong masih baru dan jarang digeluti oleh orang lain. Dengan pesaing yang sedikit tentu saja usaha akan berkembang menjadi lebih cepat. Yah, contoh-contoh usaha di bawah ini bisa menjadi inspirasi anda untuk memulai usaha. Selain itu, ide usaha ini bisa mendatangkan untung yang menggiurkan. Baiklah, mari kita preteli satu per satu ide usaha potensial tersebut.

  1. Usaha produk daur ulang

Apa yang terlintas di kepala anda jika mendengar kata “sampah” atau “limbah”? tentunya sesuatu yang tidak berharga. Namun tidak bagi orang yang memilki ide yang kreatif. Sampah bisa berubah menjadi uang. Ya, dengan cara mendaur ulang sampah menjadi barang-barang yang bermanfaat. Banyak sekali barang-barang yang bisa dibuat dengan cara didaur ulang seperti tas daur ulang, kerajinan dari koran, dan lain sebagainya.

Seperti yang dilakukan oleh Indra Noviansyah yang mampu meraup omzet jutaan rupiah dari usaha daur ulangnya. Ia mengolah sampah plastik, botol plastik, tutup plastik, dan lain sebagainya untuk di daur ulang. Bisnis daur ulangnya pun sudah merambah ke berbagai negara. Ia mengekspor produk daur ulangnya salah satunya ke China. Yah, dari usaha daur ulang ini bisa menghasilan puluhan hingga ratusan juta rupiah. Ini benar-benar ide usaha potensial.

  1. Menjual barang antik

Menjual barang antik mungkin merupakan bisnis yang masih asing di telinga orang.  Namun pada kenyataannnya tidak sedikit orang yang menyukai dan berburu barang-barang antik. Yah, selain barang yang memiliki umur tua dan nilai sejarah, tentunya mengoleksi barang-barang antik menjadi kepuasan tersendiri bagi konsumen.

Sebagai contoh adalah Aziz Bakhtiar yang mengembangkan usaha jual-beli barang antik. Omzetnya pun sudah mencapai seratus juta rupiah per bulan. Nah, barang-barang antik yang dia jual antara lainpatung, radio kuno, kliping iklan zaman dahulu, dan keris-keris khas Jawa. Ia memberi nama usahanya dengan sebutan Javacraft & Antique. Ternyata menjual barang antik memang sangat menguntungkan dan pastinya pesaing pun tidak terlalu banyak.

  1. Usaha kuliner kreatif

Bisnis kuliner memang tidak ada matinya. Makanan yang merupakan kebutuhan pokok manusia menjadi salah satu faktornya. Nah, di sini juga anda bisa melakukan usaha kuliner kreatif. Maksdunya, usaha kuliner yang memiliki rasa, warna, bentuk yang berbeda. Yah, ini memang memerlukan ide kreatif dari anda. Misalnya membuat pisang goreng ice cream. Dari namanya saja orang sudah terheran-heran dan penasaran. Dan pada akhirnya orang membeli produk tersebut.

Selain contoh di atas, anda juga bisa mengkresikan makanan jenis apapun. Seperti yang dilakukan oleh Nadya yang merintis usaha makanan bayi yang olahannya dari bahan-bahan organik. Berawal dari ide kreatifnya, pemilik brand Bebi-Luck ini mampu menarik minat pasar untuk membeli produknya. Alhasil ia membuat franchise untuk produknya tersebut. Bisa dibayangkan berapa banyak omzet yang didapatnya.

Contoh-contoh usaha kuliner kreatif lainnya antara lain: keripik kering dari buah-buahan, ramen burger, sosis kue gulung,  pisang lapis coklat hitam dan putih,  croquette sandwich,  kreasi makanan dengan hiasan kartun, makanan yang ukurannya besar atau kecil, dan masih banyak contoh-contoh lainnya. Pada intinya, buat kuliner seunik mungkin supaya orang-orang tertarik.

  1. Bisnis online

Dalam beberapa tahun ini, bisnis online semakin berkembang pesat. Seiring dengan kecanggihan teknologi, anda bisa memanfaatkannya untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah. Tentu saja tidak semua orang bisa melakukan bisnis ini. Rata-rata yang melakukan bisnis ini adalah orang yang melek teknologi. Pastinya ini juga menjadi sebuah peluang untuk anda memulai bisnis.

Melakukan bisnis online bisa dikatakan hampir tanpa modal (modal sangat minim). Yah, anda hanya perlu gadget dan koneksi internet untuk menjalankan bisnis ini. Entah itu menggunakan laptop/PC atau HP android. Mudah saja.

Bisnis online yang bisa anda jalankan adalah jual barang online melalui aplikasi seperti Shopee, Bukalapak, Tokopedia, dan lain sebagainya. Selain itu, anda juga menerima jasa apapun sesuai kemampuan anda dengan mempromosikannya secara online, menjadi penulis lepas, penerjemah, internet marketer, buzzer, dan masih banyak lagi. Jadi, manfaatkanlah kemajuan teknologi yang semakin canggih untuk mendapat penghasilan.

  1. Usaha budidaya jamur tiram

Usaha budidaya jamur tiram tergolong usaha yang menguntungkan namun masih sangat jarang dijalankan orang. Yah, bisa anda cek sendiri ke sekitar, apakah ada orang yang menggeluti usaha ini atau tidak. Meskipun begitu, minat pasar akan jamur tiram cukup tinggi. Mulai dari kebutuhan masak sehari-hari hingga restoran mewah banyak membutuhkan jamur ini. Tentunya pasarnya pun cukup luas.

Sebagai contoh orang yang sukses dalam usaha budidaya jamur tiram adalah Ali Sadikin dari Medan. Ia sukses  berbisnis jamur tiram dengan omzet Rp 30 juta per bulan. Ia mampu memproduksi jamur 10-15 kilogram dan 6.000 – 7.000 bibit per harinya. Ia belajar mengenai budidaya jamur ini dari internet dan datang ke petani langsung. Tidak heran jika bisnisnya selalu berkembang. Nah, bagi anda yang berminat bisnis ini segeralah mempelajari cara-caranya kemudian langsung memulai.

Itulah 5 ide usaha potensial yang mungkin belum anda ketahui. Anda bisa mencoba salah satu usaha tersebut agar bisnis yang anda impikan bisa terealisasi. Ingat, persaingan pada bisnis di atas masih minim, dan ini menjadi peluang yang terbuka bagi anda. Selamat mencoba dan semoga sukses!

6 Langkah Membuka Usaha Fotokopi

Apakah anda sedang berniat untuk membuka usaha namun bingung harus memilih usaha apa? Jika demikian, membuka usaha fotokopi bisa menjadi salah satu pilihan yang baik. Selain kebutuhan fotokopi yang selalu meningkat, pemain usaha jenis ini belum seramai usaha makanan atau pakaian. Ini merupakan peluang bagus untuk dilakukan.

Di dalam usaha fotokopi tentunya tidak hanya sekadar menyediakan fotokopi saja, akan tetapi juga bisa ditambah dengan alat tulis kantor yang beragam. Yah, idealnya memang demikian. Tidak lengkap rasanya usaha fotokopi tanpa menjual alat tulis kantor.

Usaha apapun membutuhkan kejelian dalam melihat peluang sekecil apapun, termasuk usaha fotokopi. Artinya, usaha fotokopi akan berjalan lancar jika mampu melihat celah yang tepat dalam memulainya. Nah, supaya anda paham bagaimana cara membuka usaha fotokopi, di bawah ini ada 6 langkah praktis yang bisa anda lakukan.

  1. Persiapkan modal usaha fotokopi

Modal hal penting yang perlu disiapkan. Sebab tanpa adanya modal, usaha fotokopi anda sulit untuk berjalan. Nah, maka dari itu persiapkanlah modal yang cukup untuk memenuhi kebutuhan usaha anda. Di bawah ini sedikit gambaran modal usaha yang anda perlu keluarkan.

Etalase kaca                : Rp 1.500.000

Mesin Fotokopi           : Rp 15.000.000

Laptop/PC                   : Rp 3.000.000

ATK untuk dijual        : Rp 1.000.000

Meja kursi PC             : Rp 300.000

Total modal usaha       : Rp 22.300.000

Nah estimasi di atas tidaklah mutlak. Bisa aja kurang atau lebih tergantung pada lokasi anda membuka usaha ini. Selain itu, anda juga bisa menggunakan mesin fotokopi bekas yang lebih murah dan menekan biaya-biaya lainnya. Untuk lebih jelasnya, nanti akan dijelaskan pada analisis usaha di bagian bawah.

  1. Memilih lokasi yang tepat

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memilih lokasi yang tepat. Ini merupakan hal mutlak untuk memastikan pengembangan jangka panjang usaha yang akan anda geluti ini. Dengan lokasi yang tepat akan mempermudah untuk mendapatkan konsumen sehingga usaha bisa menjadi lebih berkembang.

Untuk usaha fotokopi, sebaiknya anda memulai dengan lokasi yang dekat dengan sekolahan, kampus, perkantoran, instansi pemerintah, atau tempat lainnya yang bisa menunjang perkembangan usaha fotokopi anda. Jika salah dalam memilih tempat, bisa dipastikan usaha anda akan sepi konsumen sehingga  menjadi tidak berkembang.

  1. Memperhatikan kualitas fotokopi

Selain lokasi yang tepat dan strategis, kualitas fotokopi yang anda jual pun harus baik. Sebab ini akan berpengaruh terhadap kepuasan konsumen. Semakin bagus kualitas fotokopi yang anda berikan, maka semakin tinggi juga tingkat kepercayaan konsumen terhadap usaha anda.

Jika konsumen puas dengan hasil fotokopi anda, tentunya prospek usaha anda semakin cerah. Maka pilihlah mesn fotokopi dengan kualitas terbaik sehingga menghasilkan fotokopi yang baik pula. sekali lagi, perhatikan kualitas fotokopi. Konsumen puas, tentunya akan kembali lagi dan lagi.

  1. Promosi yang gencar

Langkah keempat adalah melakukan promosi yang gencar. Usaha apapun perlu promosi, termasuk juga usaha fotokopi. Lokasi dan kualitas fotokopi anda sebenarnya sudah menjadi bagian dari promosi. Bahkan dengan kualitas fotokopi yang bagus, dengan sendirinya konsumen mempromosikan usaha anda kepada orang lain.

Selain itu, anda juga bisa berpromosi melalui sosial media seperti facebook, twitter, instagram, dan lain sebagainya. Selain gratis, promosi dengan cara ini juga bisa menjangkau banyak orang. Atau jika memiliki modal berlebih, anda juga bisa membuat brosur untuk disebarkan. Yang terakhir dan paling ampuh adalah promosi dari mulut ke mulut. Bisa saja anda berpromosi kepada teman, sahabat, kerabat, atau saudara sehingga informasi mengenai usaha fotokopi anda bisa tersebar luas.

  1. Memberikan pelayanan yang baik

Langkah kelima adalah memberikan pelayanan yang baik. Berikanlah pelayan semaksimal mungkin kepada pelanggan supaya mereka nyaman dan percaya telah memilih fotokopi anda. Tunjukkan sikap yang ramah, murah senyum, dan selalu menjaga kebersihan tempat usaha anda. Jika kualitas baik ditambah dengan pelayanan yang bagu maka pelanggan tetap akan anda dapatkan. Semakin banyak pelanggan tetap tentunya semakin baik bagi perkembangan usaha fotokopi anda.

  1. Mulailah usaha fotokopi sekarang juga

Langkah yang terakhir adalah membuka usaha sesegera mungkin. Sebab jika tidak pernah action, memiliki usaha hanya akan menjadi angan-angan saja. Tidak perlu merasa takut gagal karena pengusaha sukses pun berkali-kali merasakan kegagalan. Singkatnya, kesuksesan itu sepaket dengan kegagaglan. Dan selanjutnya, bangkitlah sekarang juga lalu berusaha meraih bisnis impian anda.

Supaya anda memiliki gambaran yang lebih riil, di bawah ini adalah analisis usaha yang bisa membantu anda dalam membuat estimasi usaha fotokopi. Untuk lebih jelasnya, perhatikan dengan teliti lalu pelajari.

Rincian modal usaha fotokopi hingga beroperasi:

  1. Modal investasi
  2. Mesin fotokopi : Rp 15.000.000
  3. Mesin laminating : Rp 1.500.000
  4. Etalase : Rp 1.000.000
  5. Sewa tempat 1 tahun : Rp 15.000.000
  6. Printer : Rp 500.000
  7. Komputer : Rp 5.000.000
  8. Meja dan kursi : Rp 800.000
  9. Peralatan ATK : Rp 3.000.000
  10. Pemotong kertas : Rp 800.000

Total biaya modal                   : Rp43.200.000

  1. Modal kerja
  2. Gaji pegawai : Rp 900.000
  3. Listrik : Rp 300.000
  4. Bahan baku (kertas, tinta) : Rp 1.500.000

Total modal kerja                    : Rp 2.700.000

  1. Pendapatan

Anggap saja per hari bisa memfotokopi 1500 lembar dengan harga Rp150/lembar.

1000 x 150 = Rp 150.000

30 x Rp 150.000 = Rp 4.500.000

  1. Keuntungan

Pendapatan – modal kerja = Rp 4.500.000 – 2.750.000 = 1.750.000

 

Perhitungan di atas masih perhitungan kasar dan belum termasuk penjualan ATK dan lainnya. Lokasi usaha dan harga bahan baku juga mempengaruhi dalam perhitungan modal. Perhitungan tersebut bisa menjadi rujukan anda dalam memulai usaha fotokopi.

Itulah beberapa langkah praktis membuka usaha fotokopi yang bisa anda lakukan. Selain itu, perhitungan analisis di atas juga bisa membantu anda dalam memahami modal usaha yang dibutuhkan. Selanjutnya anda hanya perlu action untuk memulai usaha tentunya sesuai langkah-langkah membuka usaha fotokopi di atas. Selamat mencoba dan semoga sukses selalu!

 

 

5 Langkah Membuka Usaha Jus Buah

Jika mendengar kata jus buah, mungkin yang ada dalam bayangan anda adalah minuman segar nan menyehatkan dengan rasa yang manis dan dingin. Yah, minuman satu ini memang sangat disukai oleh segala lapisan masyarakat. Minuman ini enak diminum kapanpun dengan cuaca apapun. Lebih-lebih minuman ini sangat bagus untuk kesehatan. Selain itu, masyarakat semakin sadar akan pentingnya mengonsumsi buah-buahan. Mereka juga beralih dari minuman berbahan kimia yang dijual di toko-toko menjadi lebih sering minum jus buah.

Melihat penggemar jus buah yang begitu banyak membuat peluang usaha dibidang ini terbuka lebar. Usaha jus buah ini menjadi salah satu usaha yang patut untuk dicoba. Selain modalnya minim, usaha ini juga bisa dijalankan di mana saja. Bahkan untuk mendapatkan bahan baku pun tidak terlalu sulit untuk dicari.

Nah, bagi anda yang ingin terjun dalam usaha jus buah, ada baiknya memahami langkah-langkah membuka usaha jus buah di bawah ini. Sebab jika anda tidak mengetahui dan memahami caranya, tentu saja kegagalan akan membayang-bayangi. Agar mantap dalam membuka usah ini, perhatikan 5 langkah membuka usaha jus buah berikut ini.

  1. Menentukan lokasi

Penentuan lokasi dalam sebuah usaha sangatlah penting. Sebab ini akan mempengaruhi penjualan usaha jus buah anda. Nag, pilihlah lokasi yang strategis seperti di pinggir jalan raya yang ramai dan mudah dijangkau. Selain itu bisa juga di tempat-tempat yang banyak orang berkumpul seperti sekolah, kampus, mall, taman kota atau alun-alun kota, tempat rekreasi, pertokoan, kost-kostan, perumahan padat penduduk dan lainnya. Dengan begitu usaha jus buah anda akan lebih mudah dijangkau setiap orang dan berpotensi mendatangkan banyak pembeli.

  1. Menyiapkan peralatan dan perlengkapan

Langkah selanjutnya adalah menyiapkan peralatan dan perlengkapan. Untuk menunjang usaha jus buah anda, lengkapilah semua peralatan yang dibutuhkan. Peralatan-peralatan tersebut misalnya blender, gelas kemasan, sedotan, plastik, gerobak atau booth, serta pelatan yang dibutuhkan lainnya. Tanpa peralatan, usaha akan menjadi terhambat dan bisa tidak berjalan. Agar berjalan lancar, sekali lagi, lengakpilah.

  1. Membeli bahan baku dengan kualitas terbaik

Langkah berikutnya adalah menyiapkan bahan baku dengan kualitas terbaik. Bahan baku sangat menentukan jus yang akan anda produksi. Selain itu, rasa terhadap jus juga akan berpengaruh. Maka dari itu, pilihlah buah-buahan yang berkualitas baik dan segar supaya jus buah anda lebih enak dan lebih segar tentunya. Dengan demikian, konsumen akan merasa puas akan produk yang disajikan.

  1. Membuat jus buah yang enak dan segar

Mempunyai produk jus buah yang enak dan segar tentu saja menjadi hal utama yang perlu diperhatikan. Sebab, rasa mempengaruhi selera pasar apakah jus buah anda bisa diterima atau tidak. Untuk memiliki jus buah yang enak dan segar, berikut ini 2 resep jus buah yang bisa anda coba sebelum membuka usaha ini.

  1. Jus Asem (Apel Semangka)

Bahan-bahan:

  • 100 gram buah apel
  • 100 gram semangka
  • 1 sendok makan air jeruk nipis
  • 50 gram es serut

 

Cara membuat:

  • Setelah buah dicuci bersih, kemudian potong-potong daging buah apel dan semangka
  • Blender apel dengan air jeruk nipis atau lemon, kemudian tuangkan ke dalam gelas
  • Kemudian blender semangka, lalu tuangkan di atas jus apel.
  • Sajikan dengan tambahan es serut.
  • Jus apel semangka siap diminum
  1. Jus pepaya wortel

Bahan-bahan:

  • 100 gram buah pepaya
  • 50 gram wortel segar
  • 1 sendok makan air jeruk nipis
  • 1 sendok makan sirup gula
  • 1 gelas air putih matang

Cara membuat:

  • Masukan pepaya, wortel, sirup gula, dan air putih ke dalam blender.
  • Blender sampai halus
  • Siapkan gelas lalu tuang ke dalamnya
  • Tambahkan air jeruk nipis lalu aduk hingga rata
  • Jika mau, tambahkan es batu di atas jus segar
  • Jus siap diminum
  1. Jus salak

Bahan-bahan:

  • 150 gram salak matang
  • 1 sendok makan madu
  • ½ gelas air matang
  • Sedikit garam dapur
  • Es batu

Cara membuat jus salak:

  • Rebus buah salah di dalam air mendidih selama kurang lebih 10 menit.
  • Setelah dingin, masukanlah ke dalam blender.
  • Tambahkan madu atau sirup gula sebagai pemanis dan sedikit garam.
  • Blender hingga halus.
  • Hidangkan jus dengan potongan es batu agar lebih segar.
  • Jus salak sudah siap untuk diminum.

 

3 resep di atas hanyalah sebagai referensi saja. Untuk lebih lengkapnya anda bisa mencari berbagai macam resep di berbagai sumber misalnya dari buku resep, video tutorial, atau artikel-artikel lainnya.

  1. Melakukan pemasaran

Langkah terakhir adalah melakukan pemasaran.Melakukan pemasaran sangatlah penting. Ini tidak lain untuk memperkenalkan jus buah anda kepada konsumen. Yah, anda bisa melakukan berbagai hal untuk mempromosikannya. Misalnya anda bisa menggunakan sosial media untuk berpromosi, mencetak brosur atau banner, bahkan bisa berpromosi dari mulut ke mulut. Semakin gencar anda memasarkan maka semakin besar pula konsumen berdatangan.

Nah, supaya anda semakin paham dan memiliki gambaran mengenai estimasi modal yang perlu dikeluarkan, perhatikan analisis usaha jus buah di bawah ini.

Analisis usaha jus buah

Freezer es 1 unit                                  Rp700.000

Gerobak/booth                                                Rp1.600.000

Juicer/blender                                      Rp2.500.000

Biaya lain-lain                                     Rp200.000

Jumlah investasi modal awal senilai Rp5.000.000

Biaya operasional

60 kg aneka jenis buah           Rp840.000

400 pcs Sedotan                      Rp100.000

400 pcs cup                             Rp240.000

Gula+susu+madu                    Rp240.000

Es batu                                    Rp70.000

Listrik dan air                         Rp700.000

Total biaya operasional           Rp2.010.000

Penjualan

Jumlah penjualan perhari x harga jual (46xRp6.000= Rp276.000)

Omzet sebulan (30xRp276.000= Rp8.280.000)

Keuntungan

omzet-biaya operasional (Rp8.280.000-Rp2.010.00= Rp 6.270.000)

Keuntungan yang didapat setiap bulan sekitar Rp6.270.000. tentu saja perhitungan ini hanya bersifat estimasi. Di setiap daerah pasti berbeda karena harga bahan baku dan harga jual juga berbeda. Namun inilah gambaran umum dalam usaha jus buah.

 

Itulah langkah-langkah membuka usaha jus buah yang bisa anda lakukan. Sekali lagi, pelajari dengan benar supaya anda berhasil dalam menjalankan usaha jus buah ini. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

 

 

3 Langkah Membuka Usaha Es Buah dan Sop Buah

Saat ini usaha es buah dan sop buah sedang naik daun. Cuaca yang selalu membuat orang ingin makan yang manis dan segar menjadi salah satu faktornya. Selain itu, kebutuhan akan buah yang meningkat menjadi hal lain yang membuat usaha es buah dan sop buah dicari konsumen. Tidak heran di setiap penjuru tempat selalu saja ada penjual es buah dan sop buah.

Melihat tingginya minat konsumen terhadap minuman dingin, praktis, dan menyehatkan ini membuat orang berlomba-lomba membuka usaha es buah dan sop buah. Alhasil, persaingan usaha jenis ini semakin ketat saja. Bagi anda yang berniat membuka usaha es buah dan sop buah tentu saja harus memutar otak bagaimana caranya memenangkan persaingan pasar. Meskipun demikian, peluang selalu saja terbuka. Asalkan usaha es buah dan sop buah yang anda akan jalankan memiliki daya saing yang mumpuni.

Lalu bagaimana caranya membuka usaha es buah dan sop buah yang harus dilakukan? Tentu saja anda harus memperhatikan beberapa hal sebelum bergelut dalam bisnis ini. Nah, langkah-langkah praktis di bawah ini akan membimbing anda dalam membuka usaha es buah dan sop buah. Dengan begitu anda memiliki gambaran dan bimbingan membuka usaha ini. Ada 3 langkah yang harus anda lakukan yaitu tahap persiapan, tahan pelaksanaan, dan tahap promosi.

1. Tahap persiapan

Tahap persiapan adalah tahap di mana anda harus menyiapkan segala kebutuhan yang diperlukan dalam menjalankan usaha es buah dan sop buah. Nah, di sini ada dua persiapan yang harus anda lakukan, antara lain:

  • Menyiapkan peralatan

Untuk membuka usaha es buah dan sop buah tentu saja perlatan harus lengkap. Sediakanlah alat-alat seperti mangkok, sendok, toples, tempat es, kantong plastik, kantong kemasan, hingga gerobak.

  • Menyiapkan bahan baku

Bahan baku sangat penting. Ini adalah bahan untuk anda jual. Bahan baku yang diperlukan antara lain buah-buahan, sirup, susu, santan, es batu, dan lain sebagainya. Belilah buah-buahan dengan lengkap. Lalu pilih buah yang segar dan terbaik.

2. Pelaksanaan

  • Mencari tempat yang strategis

Mencari tempat strategis adalah suatu keharusan dalam usaha apapun. Tentu saja tempat yang dicari adalah tempat yang ramai. Carilah tempat usaha yang banyak dilalui orang seperti di pinggir jalan utama, perumahan padat penduduk, terminal dan stasiun, dan sebagainya. Pada intinya, tempat yang strategis akan menentukan banyak atau tidaknya pembeli yang akan membeli es buah dan sop buah yang anda jual.

  • Membuat resep es buah yang enak dan segar

Nah, rasa sangat penting dalam menjual usaha makanan apapun. Termasuk rasa es buah dan sop buah. Di bawah ini cara membuat es buah dan sop buah yang enak dan segar.

Bahan:

  • 500 gram buah nanas
  • 500 gram buah pepaya
  • 500 gram buah pir
  • 500 gram buuah mangga
  • 500 gram buah apel
  • 500 gram kelapa muda
  • 500 gram buah naga
  • 300 gram kolang-kaling
  • 250 gram gula pasir
  • 500 ml santan encer
  • 1 liter air kelapa muda
  • 1 bungkus agar-agar
  • 2 helai daun pandan
  • Fanta rasa strawberry
  • Sirup coco pandan secukupnya
  • Vanili secukupnya
  • Susu kental manis secukupnya
  • Es batu

Cara membuat:

  1. Membuat agar-agar
  • Sediakan panci kecil kemudian masukkan 4 gelas air, agar-agar bubuk lalu aduklah hingga rata.
  • Tambahkan 10 sendok makan gula lalu masak hingga matang dan mendidih
  • Angkat agar-agar dan tuangkan ke cetakan. Lalu dinginkan.
  1. Ambil kolang-kaling dan belah menjadi dua bagian. Cuci kemudian masak hingga teksturnya empuk. Angkat lalu tiriskan
  2. Sediakan wadah lalu masukkan bahan santan, air kelapa, daun pandan, gula, vanili, rebus semua hingga mencampur. Aduk-aduk hingga matang.
  3. Sediakan mangkok lalu masukkan potongan buah, parutan kelapa, potongan agar-agar, es batu, kolang-kaling. Tuangkan sirup coco pandan serta kuah yang telah direbus.
  4. Es buah siap dihidangkan

3. Promosi dan pemasaran

Jika langkah pertama dan kedua telah dilaksanakan, maka tahap selanjutnya adalah melakukan promosi. Yah, supaya orang-orang tahu usaha es buah dan sop buah yang anda buka. Pada dasarnya, banyak cara untuk melakukan promosi, baik itu yang bermodal maupun tanpa modal. Jika anda memiliki budget yang banyak, anda bisa membuat spanduk, banner, dan brosur yang bisa disebar di mana-mana. Selain itu, anda juga bisa mengiklankan lewat koran lokal bahkan nasional. Namun jika modal hanya pas untuk biaya produksi, maka sebaiknya anda harus berpromosi dengan cara yang gratis. Yah, bisa saja anda berpromosi melalui sosial media (facebook, twitter, instagram) dengan membuat postingan usaha anda. Selain itu, anda juga bisa promosi dengan cara mouth to mouth (mulut ke mulut) kepada teman, saudara, atau kerabat terdekat. Selain gratis, promosi dengan cara tersebut juga sangat efektif dan efisien.

Nah, setelah melalui 3 langkah membuka usaha es buah dan sop buah, di bawah ini akan diuraikan secara singkat analisis usaha yang bisa anda jadikan sebagai referensi. Berikut ini adalah estimasi usaha es buah dan sop buah.

  • Peralatan
    • Sewa kios                    : Rp 2.000.000
    • Blender 3 buah            : Rp1.500.000
    • Kulkas                         : Rp2.000.000
    • Gelas                           : Rp200.000
    • Jumlah                         : Rp 5.700.000
  • Perlengkapan
    • Kantong kemasan        : Rp50.000
    • Kantong plastik           : Rp25.000
    • Sedotan                       : Rp25.000
    • Jumlah                         : Rp100.000
  • Perhitungan laba/rugi per bulan
    • 30 hari x Rp3.000 x50 bungkus = Rp4.500.000
  • Biaya-biaya
    • Persediaan buah          : Rp1.500.000
    • Susu dan gula              : Rp300.000
    • Listrik dan air              : Rp300.000
    • Transportasi                 : Rp200.000
    • Biaya perlengkapan     : Rp100.000
    • Biaya tak terduga        : Rp300.000
    • Jumlah biaya               : Rp2.700.000
  • Laba/rugi bersih
    • Pendapatan (Rp4.500.000) – biaya-biaya (Rp2.700.000)= Rp1.800.000

Perhitungan di atas hanya bersifat estimasi. Bisa saja lebih lebih tinggi atau lebih rendah. Ini juga tergantung dari harga jual serta harga bahan baku di daerah masing-masing. Tentu saja akan berbeda antara Jakarta dengan Aceh. Semoga langkah-langkah membuka usaha es buah dan sop buah bisa bermanfaat bagi anda yang berniat terjuan dalam usaha ini.

 

 

8 Langkah Membuka Usaha Fried-Chicken

Fried chicken adalah makanan cepat saji yang paling digemari masyarakat saat ini. Selain rasanya yang enak dan renyah, harganya pun relatif terjangkau oleh semua kalangan. Inilah yang membuat akhir-akhir ini usaha fried-chicken banyak dilakukan orang. Lebih-lebih penggemar fried chicken semakin meningkat dari waktu ke waktu. Dengan fenomena seperti itu, banyak usaha-usaha waralaba fried chicken bermunculan. Yah, usaha ini semakin bagus saja pasarnya.

Nah, bagi anda yang ingin membuka usaha fried chicken tanpa embel-embel waralaba, tentunya anda harus membuat konsep usaha ini dengan matang. Jika tidak, anda akan kalah saing dengan penjual fried chicken lainnya. Apalagi bagi mereka yang sudah memiliki nama.

Untuk membuka usaha fried chicken, tentulah anda tidak bisa asal menjalankannya. Butuh pengetahuan yang cukup agar mampu menggeluti usaha ini. Nah, di bawah ini akan dibahas langkah-langkah membuka usaha fried chicken dengan praktis. Yah, siapapun bisa melakukannya. Ada 8 hal yang perlu anda ketahui dalam membuka usaha fried chicken, antara lain.

  1. Menyiapkan modal yang memadai

Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum membuka usaha fried chicken tentu saja menyiapkan modal yang memadai. Modal yang memadai akan menentukan usaha yang akan dijalankan. Selain itu, dengan adanya modal yang cukup usaha akan lebih mudah untuk dikembangkan. Maka dari itu, siapkanlah modal yang cukup sebelum anda benar-benar membuka usaha ini. Perhitungkan dengan cermat berapa modal usaha yang diperlukan. Hitung setiap detail pengeluaran yang dibutuhkan seperti membeli bahan baku, membeli peralatan, sewa tempat, dan keperluan-keperluan lainnya. Apalagi jika anda berniat merekrut karyawan. Tentunya modal semakin ditingkatkan.

  1. Memilih lokasi yang strategis

Langkah kedua adalah memilih lokasi yang strategis. Artinya lokasi usaha tersebut hasrus terdapat banyak orang berinteraksi setiap harinya. Anda bisa memilih lokasi di jalan utama (jalan raya), di perumahan padat penduduk, sekolah, tempat wisata,  kantor, dan tempat umum lainnya yang ramai dikunjungi orang. Tentu saja dengan banyaknya orang berhilir-mudik akan membuat usaha anda lebih gampang dalam menggaet konsumen. Ini tentu sangat menguntungkan bagi perkembangan usaha fried chicken anda nantinya. Sekali lagi, pilihlah lokasi yang sangat ramai di mana orang memungkinkan untuk membeli fried chicken.

  1. Menyiapkan segala peralatan yang dibutuhkan

Langkah selanjutnya adalah menyiapkan segala peralatan yang dibutuhkan. Hal ini sangat penting sekali. Sebab jika peralatan tidak ada akan menggangu proses produksi. Maka dari itu, siapkan semua peralatan yang dibutuhkan agar semua proses produksi sampai penjualan berjalan lancar. Belilah peralatan yang tidak terlalu mahal namun memiliki kualitas yang baik. Ini berguna untuk menekan modal usaha yang dikeluarkan. Peralatan yang murah dan berkualitas bisa dicari di pasar tradisional terdekat.

  1. Mempunyai resep fried chicken yang menggoda selera

Agar konsumen tertarik dengan usaha fried chicken anda, tentu saja harus ada resep fried chicken yang menggoda selera. Sebab rasa menjadi hal yang nomor satu. Jika rasanya lezat, tentu saja konsumen akan senang dan ketagihan. Sebaliknya jika rasa tidak sesuai harapan, jangan harap konsumen mau beli lagi. Nah, berikut ini tips membuat fried chicken yang lezat.

Bahan utama:

1 potong ayam gemuk

4 siung bawang putih

2 butir kemiri

½ sendok teh lada

2 butir jeruk nipis

Garam secukupnya

Minyak goreng secukupnya

 

Tepung basah

300 gram tepung terigu berprotein tinggi

50 gram tepung jagung

1 butir telur ayam

½ sendok teh baking soda

¼ sendok teh merica bubuk

Penyedap rasa secukupnya

¼ sendok teh garam

1 ½ gekas air es (300 ml)

 

Tepung kering:

500 gram tepung terigu berprotein tinggi

100 gram tepung jagung

½ sendok teh baking soda

1 sendok teh bubuk bawang putih

Penyedap rasa secukupnya

 

Cara membuat:

  • Potong ayam lalu cuci hingga bersih
  • Lumuri daging ayam dengan jeruk nipis dan taburkan garam secukupnya. Remas-remas dan diamkan selama 5 menit
  • Cuci kembali dan tiriskan
  • Haluskan bawang putih, kemiri, lada, dan garam.
  • Masukan daging ayam dan aduklah.
  • Simpan dalam freezer 1-2 jam
  • Campurkan semua bahan dan bumbu tepung basah dan aduklah
  • Campurkan semua bahan dan bumbu tepung kering.
  • Ambil daging ayam dan masukkan ke dalam tepung basah hingga permukaannya tertutup semua.
  • Masukkan lagi ke tepung kering hingga tebal dan menutupi permukaannya.
  • Goreng dalam minyak panas hingga matang.
  • Fried chicken siap untuk dinikmati.

 

  1. Belajar usaha ini kepada mentor

Langkah berikutnya adalah belajar kepada mentor. Mentor di sini bisa jadi orang yang telah sukses menggeluti usaha sejenis sehingga anda bisa belajar banyak darinya. Atau juga anda bisa mengikuti seminar dan workshop usaha fried chicken sehingga ilmu anda semakin bertambah. Nah, anda bisa belajar bagaimana mengembangkan usaha fried chicken dari Sabana, CFC, bahkan ke KFC. Yah, anda tinggal cari saja pemiliknya dan memintanya untuk memberika arahan. Dengan memiliki mentor usaha fried chicken anda akan lebih terarah dan tahu bagaimana harus mengembangkannya.

  1. Menentukan harga sesuai pasar

Harga yang pas sesuai pasaran adalah suatu kewajiban dalam sebuah usaha. Sebab jika harga terlalu tinggi tidak sesuai pasaran, konsumen akan berpikir ulang untuk membelinya. Kecuali memiliki nilai lebih yang tidak bisa ditiru penjual lainnya. Nah, maka dari itu tentukanlah harga yang kompetitif agar usaha fried chicken anda bisa bersaing di pasaran. Jika anda cek ke pasaran, harga fried chicken saat ini mulai dari 6.500 hingga 10.000 tergantung bagiannya (dada, paha, sayap). Harga tersebut bisa menjadi ukuran bagi anda dalam mematok harga.

  1. Melakukan promosi yang intens

Langkah selanjutnya adalah melakukan promosi yang intens. Dengan berpromosi konsumen akan mengetahui fried chicken anda. Yah, anda bisa berpromosi melalui sosial media, membuat banner, atau promosi dari mulut ke mulut. Yah, pada intinya promosi harus tepat sasaran namun dengan modal yang minim. Semakin sering berpromosi semakin besar pula usaha anda laris manis.

  1. Memberikan pelayanan yang baik

Nah, terakhir yang perlu anda lakukan saat usaha fried chicken sudah berjalan adalah memberikan pelayanan yang baik. Pelayanan yang baik akan membuat konsumen betah dan nyaman membeli fried chicken anda. Berusahalah tetap ramah, murah senyum, serta menjaga kebersihan tempat usaha. Dengan begitu konsumen akan balik lagi untuk membeli suatu saat nanti.

Itulah 8 langkah membuka usaha fried chicken. Anda bisa mempelajarinya sebelum benar-benar terjun ke dunia usaha ini. Selamat mencoba dan semoga sukses!

7 Langkah Membuka Usaha Ayam Penyet

Tidak hanya usaha ayam bakar atau jenis lainnya, usaha ayam penyet semakin ramai saja. Apalagi bagi para pecinta makanan pedas, kuliner yang satu ini menjadi primadona tersendiri. Saking banyaknya konsumen ayam penyet, pengusaha ayam penyet juga kian bertambah. Yah, tidak lain karena kebutuhan pasar yang semakin meningkat.

Tertarik untuk membuka usaha ayam penyet? Tentunya bagi anda yang berniat membuka usaha, usaha ayam penyet memiliki prsopek yang sangat baik. Selain mudah menjalankannya, permintaannya pun semakin tinggi. Ini tidak lain karena paradigma masyarakat yang cenderung ingin serba instan sehingga mereka tidak perlu repot membuatnya sendiri. Yah, tinggal beli langsung makan. Mungkin ini saat yang tepat untuk membuka usaha ayam penyet.

Meskipun begitu, membuka usaha ayam penyet tidak serta-merta membukanya dengan asal-asalan. Jika demikian, yang ada usaha malah tidak berjalan bahkan langsung gulung tikar.oleh sebab itu, anda membutuhkan langkah-langkah yang jitu untuk memulai usaha ini. Di bawah ini akan dibahas mengenai langkah-langkah membuka usaha ayam penyet. Ada 8 langkah buka usaha ayam penyet yang perlu anda garisbawahi, antara lain:

1. Persiapkanlah modal yang memadai

Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah modal. Tentu saja modal menjadi hal utama dalam membuka sebuah usaha. Tanpa modal, rasa-rasanya sulit untuk menjalankan bisnis. Yah, baik modal materi maupun non-materi. Modal materi sangat dibutuhkan untuk membeli peralatan dan perlengkapan, biaya sewa tempat (jika sewa), bayar karyawan (jika punya karyawan), membeli bahan baku, biaya promosi, dan biaya-biaya lainnya. Perhitungkanlah semua kebutuhan yang diperlukan agar anda bisa mengetahui berapa modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha ayam penyet ini. Jika anda bisa mengatur atau mengalokasikan modal dengan baik, usaha anda akan siap untuk dijalankan.

2. Pilihlah lokasi yang tepat

Langkah kedua adalah memilih lokasi yang tepat. Apa saja kriteria lokasi yang tepat itu? Yah, tidak usah banyak-banyak, cukup satu saja, yaitu ramai. Pilihlah lokasi yang ramai agar memudahkan anda untuk menggaet konsumen. Lokasi ramai juga berarti tempat yang banyak dilalui orang misalnya jalan raya atau jalan utama, perumahan padat penduduk, stasiun dan terminal, atau tempat-tempat umum lainnya yang bisa menjangkau banyak orang. Jangan malah memilih tempat yang sempit dan juga jarang dilalui orang. Ini akan menghambat usaha anda. Sekali lagi, pilihlah lokasi yang tepat agar usaha ayam penyet anda laris sehingga semakin berkembang dan mendatangkan keuntungan yang besar.

3. Menyiapkan peralatan dan perlengkapan usaha ayam penyet

Langkah selanjutnya adalah menyiapkan peralatan dan perlengkapan. Tanpa adanya peralatan, usaha yam penyet pasti akan terhambat, baik dalam proses produksi maupun penyajian. Nah, maka dari itu siapkanlah semua peralatan dan perlengkapan yang diperlukan dalam usaha ini. Siapkan alat-alat seperti kompor, wajan, piring, sendok, rice cooker (untuk memasak nasi), dan peralatan lainnya yang dibutuhkan. Jika semua sudah lengkap, anda bisa membuka usaha ayam penyet ini.

4. Milikilah resep ayam penyet yang khas

Dalam usaha makanan, rasa adalah nomor satu di mata konsumen. Itu berarti anda harus mempunyai resep ayam penyet yang enak dan menggugah selera konsumen. Cita rasa yang enak akan membuat mereka ketagihan sehingga akan balik lagi untuk membeli. Nah, di bawah ini resep membuat ayam penyet yang enak dan menggugah selera.

Bahan:

1 kg ayam segar, potong menjadi 10 bagian

2 cm jahe, kupas dan memarkan

2 ruas lengkuas, memarkan

1,5 liter air bersih

2 buah serai

2 lembar daun salam

Bumbu:

10 siung bawang putih

2 cm kunyit,

8 butir kemiri, sangrai

1 sendok makan garam

Sambal ayam penyet:

Terasi ½ sdt, lalu dibakar

Daun jeruk purut 2 lembar, buang batang daunnya

Cabe merah keriting 7 buah

Cabe rawit merah 7 buah

Kemangi 2 tangkai

Tomat merah ½ buah

Gula ½ sdt

 

Cara membuat:

  • Lumuri aya dengan air jeruk lemon/nipis dan 1 sdt garam dan diamkan selama 15 menit. Cuc bersih kembali
  • Rebus air dan masukan bumbu yang dihaluskan, serai, jahe, daun salam, dan lengkuas
  • Masukan potongan ayam ke dalam air
  • Rebus dan masak dengan api sedang hingga ayam lunak.
  • Goreng ayam hingga matang. Penyet ayam dengan mencampur sambal terasi di atas cobek

 

5. Menentukan harga jual ayam penyet

Langkah berikutnya adalah menentukan harga jual ayam penyet. Yah, anda harus sering-sering survei pasar berapa harga di pasaran. Tentukanlah harga sesuai harga di pasaran. Sebab jika anda mematok harga terlalu tinggi, konsumen akan berpikir ulang untuk membeli. Sekali lagi, tentukan harga yang kompetitif sesuai dengan harga di pasaran. Saat ini harga ayam penyet di pasaran sekitar Rp 12.000 hingga Rp 15.000. jadi, harga tersebut bisa anda jadikan patokan untuk menentukan harga.

6. Melakukan promosi yang efektif dan efisien

Langkah ketujuh adalah melakukan promosi yang efektif dan efisien. Yah, ini semata-mata untuk mendatangkan lebih banyak konsumen. Tentu saja anda bisa melakukan berbagai hal untuk berpromosi. Namun anda harus berpromosi yang efektif dan efisien. Artinya, promosi murah namun tepat sasaran. Misalnya anda bisa berpromosi menggunakan sosial media seperti facebook, instagram, twitter dan lainnya. Selain itu, anda juga bisa membuat banner yang besar dan memasangnya di tempat yang strategis. Atau anda bisa berpromosi secara mouth to mouth (mulut ke mulut) seperti kepada rekan, sahabat, saudara, kerabat, dan lainnya. Ingat, berpromosilah yang efektif dan efisien.

7. Memberikan pelayanan yang baik kepada konsumen

Langkah terakhir adalah memberikan pelayanan yang baik kepada konsumen. Setelah anda benar-benar membuka usaha ini, berikan pelayan yang maksimal kepada konsumen. Selalu bersikap ramah, murah senyum, menjaga kebersihan tempat adalah hal yang harus anda lakukan. Dengan begitu, konsumen akan merasa nyaman membeli ayam penyet anda. Dan mereka tentunya akan menjadi langganan yang menguntungkan.

Itulah langkah-langkah membuka usaha ayam penyet. Semoga anda bisa mempraktikannya dengan baik. Dan yang lebih penting, usaha anda berjalan lancar dan terus berkembang. Selamat mencoba.

8 Langkah Membuka Usaha Ayam Bakar

Memiliki usaha sendiri adalah dambaan setiap orang. Yah, namun kadang mereka bingung untuk memulai usaha apa. Eits, anda tidak perlu bingung lagi. Salah satu usaha yang sangat menguntungkan akhir-akhir ini adalah usaha ayam bakar. Usaha ini memiliki modal minim seperti usaha modal kecil lainnya (usaha bubur ayam, nasi goreng, bakso, dan lain-lain).

Usaha ayam bakar adalah usaha yang memiliki prospek yang sangat baik. Yah, seperti diketahui ayam merupakan makanan yang sangat cocok di setiap lidah masyarakat. Lebih-lebih saat ini konsumsi ayam semakin meningkat saja. Tentu ini menjadi peluang yang sangat menggiurkan untuk membuka usaha ayam bakar. Selain bisa diterima oleh setiap lidah, harga ayam bakar juga relatif terjangkau oleh semua kalangan.

Untuk memulai usaha ayam bakar, tentunya anda tidak asal dalam membuka usaha ini. Perlu adanya cara dan panduan agar benar-benar bisa mengembangkan dan mendapat keuntungan tentunya. Nah, di bawah ini akan dibahas langkah-langkah membuka usaha ayam bakar. Ada 8 langkah yang harus anda ketahui dan pahami. 8 langkah tersebut, antara lain:

  1. Menyiapkan modal

Modal yang cukup akan menentukan usaha jalan atau tidaknya. Oleh sebab itu, siapkanlah modal yang cukup sesuai dengan apa yang telah diperhitungkan untuk mencukupi kebutuhan usaha. Misalnya untuk membeli bahan baku, membeli peralatan dan perlengkapan, membayar karyawan (jika memiliki karyawan), sewa temapt usaha (jika sewa), biaya promosi, dan biaya-biaya lainnya. Semua itu harus dihitung dengan matang agar modal yang dikeluarkan mencukupi. Sekali lagi, siapkanlah modal yang memadai untuk membangung usaha ayam bakar anda.

  1. Memilih lokasi yang tepat

Memilih lokasi usaha yang tepat bukanlah sesuatu yang sulit untuk dilakukan. Yah, asalkan anda tahu di mana tempat-tempat yang ramai. Misalnya anda bisa membuka usaha di pemukiman padat penduduk, di jalan utama, stasiun dan terminal, dan masih banyak lainnya. Memilih lokasi yang tepat sangat menentukan perkembangan usaha ayam bakar anda. Jika bisa memilih lokasi yang ramai, tentu saja akan semakin mudah menggaet pembeli. Demikian juga sebaliknya, jika salah memilih lokasi bisa membuat usaha anda tidak berkembang. Maka dari itu, pilihlah lokasi yang tepat dan memiliki pasar yang luas juga.

  1. Menyiapkan perlengkapan usaha

Untuk membuka usaha ayam bakar, pastinya anda memerlukan perlengkapan dan peralatan yang memadai. Misalnya alat pembakar, piring, sendok, rice cooker (untuk memasak nasi), dan lain sebagainya. Oleh sebab itu, siapkanlah peralatan dengan lengkap untuk menunjang usaha ayam bakar anda. Belilah peralatan dan perlengkapan yang harganya tidak terlalu tinggi namun memiliki kualitas yang baik.

  1. Memiliki resep yang enak

Supaya konsumen tertarik untuk membeli ayam bakar anda, sudah sewajarnya menyiapkan resep terbaik. Pertanyaannya, susahkah anda mempersiapkan resep terbaik tersebut? Jika belum, siapkanlah. Siapkan resep yang enak sesuai selera masyarakat. Berikut ini resep yang bisa dicoba untuk membuat ayam bakar, khususnya ayam bakar madu.

Bahan-bahan:

1 ekor ayam

1 sendok teh air jeruk nipis

2 sendok makan mentega (untuk menumis)

1 sendok teh pala bubuk

1 sendok makan air jeruk lemon

400 ml air

1 sendok teh garam

1 siung bawang bombay (dicincang halus)

4 sendok makan madu

1 sendok makan saus tomat

1 sendok makan gula palem atau gula aren (diserut)

½ sendok teh merica

 

Cara membuat:

  1. Lumuri ayam dengan garam dan air jeruk nipis, diamkan selama satu jam.
  2. Tumis bawang bombay hingga harum. Tambahkan ayam, aduk hingga berubah warna.
  3. Masukkan madu, pala bubuk, saus tomat, air jeruk, lemon, gula palem, garam dan merica. Lalu aduk sampai rata.
  4. Tuangkan 400 ml air, masak sambil diaduk hingga meresap dan sisa air kira-kira 50 ml.
  5. Angkat ayam, lalu bakar selama 15-20 menit.

 

  1. Mencari mentor

Mencari mentor untuk usaha anda juga sangatlah penting. Yah, dengan adanya mentor bisa saja usaha anda semakin maju. Kemudian mentor bisa memberikan saran nasihat mengenai hal-hal yang perlu anda lakukan. Dan ingat, carilah mentor yang benar-benar paham akan usaha ini. Bisa saja anda mencari mentor kepada orang yang telah sukses dalam usaha ayam bakar. Misalnya anda mencari tahu bagaimana tips sukses Ayam Bakar Mas Mono bisa sukses. Belajarlah kepada Mas Mono bagaimana mengembangkan usaha ayam bakar. Mas Mono menjadi salah seorang mentor nasional dari Entrepreneur University (EU) dan sering berbagi tips sukses. Ikuti seminarnya atau menghubunginya langsung. Dengan begitu, usaha ayam bakar anda akan semakin cepat, maju, dan tentunya terarah.

  1. Menentukan harga

Selain rasa yang enak, pembeli juga biasanya mempertimbangkan harga. Jika harga sesuai maka mereka tidak akan segan-segan untuk membeli. Sebaliknya, jika harga terlalu mahal di atas pasaran mereka akan berpikir ulang untuk membeli. Nah, oleh sebab itu pasanglah harga ayam bakar yang kompetitif. Artinya, sama atau tidak jauh beda dengan harga ayam bakar di pasaran. Saat ini harga ayam bakar di pasaran antara 12.000 hingga 15.000. Nah, anda bisa mengecek langsung ke pasaran.

  1. Memberikan pelayan yang maksimal

Pelayanan yang baik harus diperhatikan. Sebab ini menentukan usaha anda di mata konsumen. Jika pelayanan baik, maka konsumen akan semakin senang. Jika sebaliknya, mereka tidak akan datang lagi untuk membeli. Selalu berbuat ramah kepada pembeli, selalu tersenyum, dan melayani dengan senang hati. Selain itu, suasana dan kebersihan tempat usaha juga harus diperhatikan. Selalu bersihkan agar tetap terawat dan enak dipandang tentunya. Jika sudah demikian, konsumen akan balik lagi suatu saat ini.

  1. Melakukan promosi

Untuk membuat usaha ayam bakar anda diketahui banyak orang tentu saja caranya dengan melakukan promosi. Promosi yang efektif dan efisien akan mendatangkan banyak pembeli. Lakukanlah promosi melalui sosial media seperti twitter, facebook, instagram, whatsapp, BBM, dan lain sebagainya. Anda juga bisa membuat banner yang besar di tempat usaha anda atau memasaangnya di tempat yang sering dilalui orang. Lalu anda juga bisa berpromosi mouth to mouth (mulut ke mulut) seperti kepada teman, sahabat, rekan, saudara, kerabat, dan masih banyak lagi. Dengan begitu, pembeli akan segera datang membeli ayam bakar anda.

 

Itulah 8 langkah buka usaha ayam bakar yang perlu anda pelajari lebih dalam lagi sebelum membuka usaha tersebut. Lakukan riset pasar agar anda semakin paham bagaimana harus memulainya. Selamat mencoba dan semoga sukses!

7 Langkah Membuka Usaha Bubur Ayam

Makanan apa yang sering dicari orang pada pagi hari? Yap, apalagi kalau bukan bubur ayam. Bubur ayam adalah salah satu makanan yang paling digemari masyarakat terutama untuk menu sarapan. Dari anak-anak hingga dewasa menyukai makanan yang satu satu ini. Selain rasanya yang khas, makanan ini juga sangat menyehatkan.

Bubur ayam sangatlah potensial untuk dibuat bisnis. Selain pasarnya luas, menjalankan usahanya juga tidak terlalu rumit. Bahan baku untuk membuatnya pun sangat mudah di temukan di pasar. Usaha ini juga bisa dilakukan di mana saja baik di perkotaan maupun pedesaan. Yah, membuka usaha bubur ayam menjadi pilihan yang bijak jika anda berniat untuk memulai usaha. Namun, jauh sebelum itu, anda perlu memperhatikan hal-hal sebelum membuka usaha tersebut. Artinya, jangan melangkah tanpa ilmu. Di bawah ini akan dibahas langkah-langkah membuka usaha bubur ayam dengan detail.

Sekali lagi, sebelum membuka usaha bubur ayam, perhatikan langkah-langkah yang perlu dipahami. Apa saja langkah-langkah tersebut? Ada 7 langkah buka usaha bubur ayam yang perlu anda ketahui dan pahami, antara lain:

  1. Memiliki modal yang cukup

Modal adalah suatu hal yang akan menunjang usaha anda. Selain itu, modal menjadi sebuah keharusan yang harus dipersiapkan, entah bagaimana pun mendapatkannya.  Sebab ini untuk mencukupi kebutuhan yang diperlukan untuk menjalankan usaha bubur ayam anda. Misalnya untuk membeli perlengkapan, membeli bahan baku, sewa tempat (jika sewa), biaya promosi, dan biaya-biaya lainnya. Oleh sebab itu, siapkanlah modal secukupnya sesuai dengan konsep usaha yang akan anda jalankan. Sebab, jika tidak terpenuhi usaha yang akan dijalankan akan berjalan kurang lancar.

  1. Menyiapkan perlengkapan usaha

Perlengkapan usaha sangat dibutuhkan untuk menunjang usaha bubur ayam yang akan dijalankan. Perlengkapan dan perlatan ini digunakan baik untuk memasak ataupun menyajikan bubur ayam. Perlengkapan yang perlu dimiliki seperti mangkok, sendok, panci buat memasak bubur, dan masih banyak lagi. Oleh sebab itu, carilah perlengkapan dan peralatan di pasar. Tentunya dengan mencari harga yang tidak terlalu mahal namun kualitasnya sangat baik.

  1. Menentukan lokasi usaha

Lokasi sangatlah penting dalam menjalankan usaha. Lebih-lebih usaha bubur ayam. Pemilihan lokasi akan menentukan banyak atau tidaknya pembeli bubur ayam anda. Nah, pintar-pintarlah memilih lokasi. Carilah lokasi yang strategis yang memungkinkan banyak orang membeli bubur ayam anda. Misalnya anda bisa berjualan di jalan raya atau jalan utama, dekat sekolah dan kampus, di pemukiman padat penduduk, dekat kantor dan pabrik, di stasiun dan terminal, dan masih banyak lagi tempat-tempat yang strategis untuk berjualan bubur ayam. Dengan lokasi yang tepat, pembeli akan terus berdatangan sehingga usaha bubur ayam anda semakin maju dan berkembang.

  1. Memiliki resep bubur ayam

Salah satu daya tarik usaha bubur ayam bagi pelanggan tentu saja memiliki rasa yang menggoda. Rasa sangat menetukan laku atau tidaknya usaha ini. Jika rasanya enak dan sesuai selera pasar sudah pasti akan banyak pembeli yang datang. Demikian juga sebaliknya, rasa yang hambar atau tidak sesuai selera, akan membuat pembeli ogah untuk datang kembali. Nah, maka dari itu siapkanlah resep membuat bubur ayam yang lezat dan menggoda selera pembeli. Berikut ini adalah resep membuat bubur ayam yang bisa anda lakukan.

Bahan:

300 gram beras

3.000 ml kaldu ayam dari rebusan 1 ekor ayam, angkat ayamnya lalu disuwir-suwir

5 siung bawang putih, kemudian dicincang halus

2 sendok teh garam

 

Pelengkap:

Ayam suwir

3 buah cakwe, diiris-iris

1 butir telur pitan, dipotong-potong

12 buah pangsit, dipotong kotak 1 cm, digoreng

1 tangkai seledri, lalu diiris halus

1 tangkai daun bawang, lalu diiris halus

3 sendok makan bawang goreng

 

Bahan sambal:

5 buah cabai rawit, lalu diiris-iris

3 sendok makan kecap asin

 

Cara membuat:

  1. Rebus beras di dalam kaldu ayam bersama bawang putih sampai mendidih
  2. Tambahkan garam dan merica. Masak sambil diaduk-aduk sampai matang dan kental.
  3. Sajikan bubur bersama suwiran ayam, cakwe, telur pitan, pangsit, seledri, daun bawang, bawang goreng, dan sambal.

 

  1. Menentukan harga

Terkadang harga menjadi bahan pertimbangan orang sebelum membeli. Yah, ini juga berlaku bagi usaha bubur ayam anda. Sebaiknya, tentukan harga sesuai dengan harga di pasaran. Maka dari itu, surveilah terlebih dahulu harga bubur di pasaran. Ini akan memudahkan anda dalam menentukan harga bubur ayam nantinya. Jika harga sudah kompetitif, orang tidak segan untuk membeli bubur ayam. Saat ini harga satu porsi bubur ayam sekitar Rp 7000 hingga Rp 10.000, walau masih juga ada yang menjual Rp 5.000. yah, ini menjadi bahan pertimbangan anda dalam menentukan harga

  1. Memberikan pelayanan yang prima

Apa yang anda rasakan jika anda tidak dilayani dengan baik oleh seorang penjual? Tentunya kesal dan kapok membeli lagi pada penjual tersebut. Sama dengan usaha bubur ayam ini. Perlu adanya pelayanan yang baik. Pelayanan yang baik tentu akan berdampak baik pada usaha yang anda jalankan. Pun sebaliknya, jika pelayanan buruk pelanggan bisa-bisa kabur. Nah, selalu berikanlah pelayanan yang maksimal kepada mereka. Jagalah kebersihan tempat usaha, selalu ramah kepada pembeli, dan juga selalu tersenyum. Jika pembeli sudah merasa nyaman, mereka pasti akan kembali lagi untuk membeli bubur ayam anda.

  1. Melakukan promosi

Promosi adalah hal yang perlu dilakukan. Mengingat usaha bubur ayam yang baru akan anda jalankan perlu diinformasikan kepada banyak orang. Bisa saja anda berpromosi melalui media sosial seperti facebook, twitter, instagram, dan lainnya. Atau bisa juga dengan cara mouth to mouth (mulut ke mulut) dengan memberi tahu sahabat, kerabat, atau teman-teman lainnya. Yah, sekali ini untuk memperkenalkan usaha bubur ayam anda. Semakin banyak orang tahu, semakin besar peluang untuk membeli bubur ayam anda.

Nah, itulah beberapa langkah buka usaha bubur ayam yang bisa anda pahami kemudian dipraktikkan. Selain langkah-langkah di atas, tentunya anda juga harus lebih memahami kebutuhan pasar. Selamat mencoba!

 

 

Tips Mendapatkan Modal 10 – Bootstrapping

Ada banyak artikel yang membahas tentang bootstrapping, namun pada artikel ini akan dijelaskan dengan lengkap dan mudah. Bootstrapping, dalam kaitannya membangun bisnis, adalah membangun startup dengan mandiri tanpa adanya modal atau campur tangan investor.

Bootstrapping baru akan dipahami betul kalau sudah memahami 9 tips mendapatkan modal sehingga mencari modal usaha bisa berhasil:

  1. Tips Mendapatkan Modal 01 – Menggunakan tabungan atau modal sendiri
  2. Tips Mendapatkan Modal 02 – Patungan dengan co-founder
  3. Tips Mendapatkan Modal 03 – Kumpulkan melalui crowdfunding
  4. Tips Mendapatkan Modal 04 – Mengajukan modal Investor
  5. Tips Mendapatkan Modal 05 – Mencari Pinjaman Koperasi
  6. Tips Mendapatkan Modal 06 – Mencari Pinjaman Bank
  7. Tips Mendapatkan Modal 07 – Melakukan Bisnis dimulai dari tanpa modal terlebih dahulu
  8. Tips Mendapatkan Modal 08 – Jadi Pengelola Terlebih Dahulu
  9. Tips Mendapatkan Modal 09 – Mengikuti beasiswa dan ajang kejuaran bisnis

Berdasarkan 9 poin di atas, yang disebut bootstrapping adalah poin 1, poin 2, poin 3, poin 5, poin 6, poin 7, poin 8, dan poin 9. Dari awal perkembangan sampai startup sudah berkembang, poin 4 tidak disentuh sama sekali. Dibandingkan dengan yang tidak menggunakan bootstrapping, tujuan utama tanpa menggunakan bootstrapping adalah justru mencari investor. Dengan adanya pendanaan, eksekusi semakin lebih cepat. Oleh karena itu, jika yang dilihat adalah waktu dan dana (time based), maka prioritas yang dikejar adalah sebagai berikut.

  1. Tips Mendapatkan Modal 04 – Mengajukan modal Investor
  2. Tips Mendapatkan Modal 05 – Mencari Pinjaman Koperasi
  3. Tips Mendapatkan Modal 06 – Mencari Pinjaman Bank
  4. Tips Mendapatkan Modal 01 – Menggunakan tabungan atau modal sendiri
  5. Tips Mendapatkan Modal 02 – Patungan dengan co-founder
  6. Tips Mendapatkan Modal 03 – Kumpulkan melalui crowdfunding
  7. Tips Mendapatkan Modal 09 – Mengikuti beasiswa dan ajang kejuaran bisnis
  8. Tips Mendapatkan Modal 07 – Melakukan Bisnis dimulai dari tanpa modal terlebih dahulu
  9. Tips Mendapatkan Modal 08 – Jadi Pengelola Terlebih Dahulu

Adapun untuk bootstrapping, ada 2 metode: punya modal atau tidak punya modal sama sekali. Jika punya modal, prioritasnya menjadi:

  1. Tips Mendapatkan Modal 01 -Menggunakan tabungan atau modal sendiri
  2. Tips Mendapatkan Modal 02 – Patungan dengan co-founder
  3. Tips Mendapatkan Modal 03 – Kumpulkan melalui crowdfunding
  4. Tips Mendapatkan Modal 09 – Mengikuti beasiswa dan ajang kejuaran bisnis
  5. Tips Mendapatkan Modal 07 – Melakukan Bisnis dimulai dari tanpa modal terlebih dahulu
  6. Tips Mendapatkan Modal 08 – Jadi Pengelola Terlebih Dahulu
  7. Tips Mendapatkan Modal 05 – Mencari Pinjaman Koperasi
  8. Tips Mendapatkan Modal 06 – Mencari Pinjaman bank
  9. Tips Mendapatkan Modal 04 – Mengajukan modal Investor

Namun kalau tidak memiliki modal sama sekali dan ingin mencari modal usaha, prioritasnya akan berubah menjadi:

  1. Tips Mendapatkan Modal 08 – Jadi Pengelola Terlebih Dahulu
  2. Tips Mendapatkan Modal 07 – Melakukan Bisnis dimulai dari tanpa modal terlebih dahulu
  3. Tips Mendapatkan Modal 03 – Kumpulkan melalui crowdfunding
  4. Tips Mendapatkan Modal 09 – Mengikuti beasiswa dan ajang kejuaran bisnis
  5. Tips Mendapatkan Modal 02 – Patungan dengan co-founder
  6. Tips Mendapatkan Modal 01 -Menggunakan tabungan atau modal sendiri
  7. Tips Mendapatkan Modal 04 – Mengajukan modal Investor
  8. Tips Mendapatkan Modal 05 – Mencari Pinjaman Koperasi
  9. Tips Mendapatkan Modal 06 – Mencari Pinjaman bank

Secara umum, bootstrapping adalah suatu cara untuk mengumpulkan modal usaha yang biasanya berasal dari kantong sendiri, teman, saudara, atau tim bisnis. Memulai usaha dengan cara bootstrapping memiliki beberapa keuntungan. Keuntungan memulai usaha dengan cara bootstrapping antara lain:

  1. Tidak perlunya memikirkan beban bunga hutang

Tentu saja jika anda meminjam uang di bank atau lembaga keuangan lainnya akan dibebankan bunga. Nah, berbeda dengan cara bootstrapping. Misalnya anda meminjam uang kepada teman tentunya akan lebih meringankan. Kalaupun ada bunga masih bisa dinegosiasikan.

  1. Minimnya campur tangan orang lain

Mendapatkan modal usaha dari bootstrapping tentunya tidak akan mengganggu ide bisnis anda. Yah, 100% ide bisa anda jalankan sendiri.  Selain itu, manajemen dan keuntungan pun bisa anda nikmati sendiri tanpa perlu memikirkan adanya campur tangan orang lain.

  1. Pengembalian modal yang fleksibel

Jika anda meminjam uang di bank, tentu saja anda harus mengembalikannya sesuai dengan waktu yang ditentukan. Berbeda dengan meminjam pada teman atau saudara, pengembaliannya bisa fleksibel dan di atur berdasarkan kemampuan atau dinegosiasikan kapan mengembalikannya.

 

Selain keuntungan, ada juga sisi kelemahan dari bootstrapping. Kelemahan-kelemahan tersebut antara lain:

  1. Mengumpulkan modal melalui bootstrapping membutuhkan waktu yang tidak singkat. Yah, waktu yang diperlukan agar dana terkumpul dari beberapa orang. Ini akan bisa mengganggu usaha yang akan anda jalankan.
  2. Sewaktu-waktu bisa saja teman atau saudara meminta uangnya kembali. Meminta uangnya secara mendadak akan membuat anda sedikit pusing tentunya.

Ada banyak ide usaha melalui bootstrapping. Nah, anda bisa mempelajari beberapa macam cara bootstrapping di bawah ini:

  1. Bootstrapping with crowdfunding

Banyak entrepreneur menggunakan cara crowdfunding untuk memulai sebuah usaha. Yah, cara ini merupakan penggalangan dana atau pengumpulan modal usaha melalui jaringan sosial. Cara ini juga banyak dilakukan di situs-situs crowdfunding. Tentunya dengan cara-cara tertentu agar mendapatkan modal usaha.

  1. Bootstrapping with a business partner

Business partner atau disebut juga co-founder sangat dibutuhkan untuk mengembangkan sebuah usaha. Yah, pada intinya bisa berbagi tugas baik itu di belakang layar ataupun sebagai ujung tombak. Nah, bootstrapping di sini tidak selalu berupa uang namun memiliki partner yang saling menguntungkan juga bisa disebut bootstrapping.

  1. Bootstrapping with strategic partner

Strategic partner tidak selalu diartikan sebagai pemberi modal uang tunai. Namun bisa saja lebih dari itu. Strategic partner bisa juga  dengan berbagi sumber daya (bakat dan keterampilan), berbagi klien, jangkauan pasar, ruang komersial, dan lain sebagainya.

  1. Bootstrapping with future customers

Future customers adalah pembeli produk meskipun produk tersebut belum ada. yah. Seperti diketahui customers adalah sumber dari pendapatan. Misalnya anda membuka usaha konveksi, ada customer yang ingin membuat seragam. Dengan memberikan diskon khusus, customer lalu membayar seragam tersebut. Padahal seragamnya belum ada. yah, ini supaya usaha anda berjalan.

  1. Bootstapping with interns

Bootstrapping jenis ini adalah  dengan merekrut karyawan magang. Seperti diketahui karyawan magang bisa dibayar lebih murah. Yah, ini tentunya untuk menghemat biaya.

 

Itulah penjelasan mengenai bootstrapping yang bisa anda lakukan untuk mendapatkan modal usaha. Tentunya dengan berbagai macam bootstrapping di atas bisa memberi gambaran dalam menjalankan usaha yang akan anda lakukan.

5 Langkah Membuka Usaha Tambal Ban dan Bengkel

Tahukah anda jika setiap tahun volume kendaraan semakin meningkat? Ya, baik motor atau mobil jumlahnya semakin banyak. Tentu saja dengan meningkatknya jumlah kendaraan bermotor membuat peluang usaha tambal ban dan bengkel semakin menjanjikan. Yah, membuka usaha tambal ban dan bengkel  adalah pilihan bagus untuk dijalankan.

Pada umumnya, setiap orang  memiliki kendaraan bermotor dan kebanyakan dari mereka tidak mengerti seluk beluk kendaraan. Apabila mereka mengalami kerusakan ringan, kerusakan berat, atau perawatan kendaraannya pastilah bengkel yang dicari. Bisa  dibayangkan jika tidak ada tukang tambal ban dan bengkel, banyak orang akan kesusahan mengingat kendaraan bermotor menjadi favorit masyarakat untuk beraktivitas. Oleh sebab itu usaha tambal ban dan bengkel sangat dibutuhkan. Usaha ini bisa menjadi salah satu pilihan untuk berinvestasi jangka panjang. Selain pasarnya yang terus meningkat, usaha ini juga memiliki prospek yang cerah.

Jika anda berminat untuk membuka usaha tambal ban dan bengkel, maka yang perlu anda lakukan adalah mengetahui caranya. Nah, di sini akan dibahas mengenai langkah-langkah membuka usaha tambal ban dan bengkel. Dalam hal ini bengkel motor menjadi prioritas pembahasan. Lalu bagaimana langkah-langkah membuka usaha tambal ban dan bengkel? Ada 5 langkah yang perlu anda ketahui, antara lain:

  1. Pemilihan lokasi yang pas

Pemilihan lokasi merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan usaha tambal ban dan bengkel anda, apakah bengkel yang akan kita buka bisa berjalan lancar atau tidak. Oleh sebab itu, memilih  lokasi bengkel  haruslah berada di lokasi yang strategis di mana tempat bisa dijangkau oleh masyarakat (konsumen) yang ingin menggunakan jasa tambal ban dan bengkel anda. Kemudian carilah lokasi yang memiliki banyak pecinta motor atau kendaraan lainnya. Tentu saja anda harus survey secara langsung untuk memastikannya. Nah, beberapa aspek yang perlu anda perhatikan sebelum membuka usaha tambal ban dan bengkel adalah:

  • Hindari lokasi yang membutuhkan ketenangan
    Dalam memilih lokasi, tentunya juga anda harus memperhatikan lingkungan sekitar. Karena usaha bengkel terkadang menghasilkan kebisingan dari kendaraan bermotor, maka sebaiknya pilihlah lokasi yang jauh dari tempat-tempat yang membutuhkan ketenangan. Hindari tempat-tempat seperti sekolah, rumah sakit, puskesmas, dan lainnya. Sebab tempat-tempat tersebut membutuhkan ketenangan dan jauh dari kebisingan.
  • Pilih lokasi yang banyak kendaraan
    Lokasi berikutnya yang harus anda perhatikan adalah lokasi di mana banyak masyarakat yang memiliki kendaraan. Mungkin ini tidak terlalu berpengaruh mengingat banyak sekali orang yang memiliki kendaraan. Namun, anda tetap harus memperhatikan dari segi keramaiannya.
  • Lokasi yang mudah dijangkau
    Jika suatu saat orang bermasalah dengan bannya yang kempes, otomatis mereka mencari tukang tambal ban terdekat yang mudah dijangkau. Biasanya lokasi seperti ini berada di pinggir jalan utama sehingga calon konsumen bisa mengaksesnya dengan mudah. Jangan membuka usaha tambal ban dan bengekl di lokasi yang sempit. Buatlah usaha yang gampang dijangkau orang banyak.
  • Memiliki lokasi yang terdapat lahan parkirnya
    Selain 3 poin di atas, poin keempat ini juga penting. Ya, sediakanlah lahan parkir. Pastikan anda memiliki lahan parkir untuk kendaraan konsumen anda. Jangan sampai konsumen anda memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan. Sekali lagi, sediakan lahan parkir yang cukup.
  1. Mekanik yang profesional

Mekanik dalam usaha tambal ban dan bengkel adalah ujung tombak yang berada paling depan. Artinya, selain berhadapan langsung dengan konsumen, mekanik juga dinilai bagus atau tidaknya dalam memperbaiki kendaraan dan melayani pelanggan. Mekanik sangat berperan dan juga menentukan kemajuan usaha tambal ban dan bengkel anda. Kepuasan pelanggan terhadap pelayanan yang diberikan mempengaruhi apakah mereka akan terus mempercayakan perawatan kendaraannya. Jika memuaskan, mereka pasti akan balik lagi ke bengkel anda.

  1. Peralatan dan perlengkapan

Nah, ini adalah hal yang sering sekali dipertanyakan saat hendak membuka usaha tambal ban dan bengkel. Apa saja sih peralatan yang diperlukan untuk membuka usaha tambal ban dan bengkel? Jawabannya lumayan banyak. Anda harus mengenal berbagai jenis kunci, dongkrak, dan sejenisnya. Peralatan dan perlengkapan sangat menunjang keberlangsungan usaha tambal ban dan bengkel anda. Maka dari itu, lengkapilah peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan. Dengan demikian usaha anda siap untuk dimulai.

  1. Memperhitungkan kompetitor

Dalam bisnis apapun kompetitor pasti selalu ada, termasuk usaha tambal ban dan bengkel. Perhitungkanlah terlebih dahulu berapa banyak kompetitor yang berada dengan lokasi yang akan anda pilih. Sebisa mungkin anda menghindari persaingan yang tinggi dan ketat. Selain itu, jangan membuka usaha tambal ban dan bengkel dengan tingkat pelayanan yang sama. Sebab ini akan memunculkan persaingan yang tidak sehat. Namun jika anda sudah menentukan lokasi dan tidak bisa menghindari persaingan tersebut. Maka yang perlu anda lakukan adalah melakukan pelayanan yang maksimal terhadap konsumen. Carilah kekurangan bengkel saingan anda lalu perbaiki kekurangan usaha tambal ban dan bengkel anda. Ini akan membuat usaha anda lebih maju tentunya.

Nah, dalam sebuah persaingan bisnis tentu saja anda harus melakukan persaingan secara sehat. Jangan menjatuhkan atau menjelekkan kompetitor di mata konsumen. Yang paling penting adalah memberikan pelayan terbaik, selalu ramah terhadap konsumen, selalu tersenyum, atau memanjakan konsumen dengan ruang tunggu yang nyaman. Yah, banyak yang bisa andalkan. Gunakan ide anda untuk lebih kreatif. Dengan demikian konsumen akan betah dan selalu berlangganan dengan usaha tambal ban dan bengkel anda.

  1. Promosi

Melakukan promosi menjadi sesuatu yang wajib dilakukan. Sebab dengan melakukan promosi akan lebih banyak menjaring konsumen. Banyak cara bisa dilakukan untuk berpromosi misalnya memanfaatkan media sosial seperti facebook, instagram, twitter, dan lainnya. Selain itu bisa juga melakukan promosi melalui mulut ke mulut (mouth to mouth). Ini adalah cara paling ampuh. Anda juga bisa memasang banner yang besar supaya setiap orang yang lewat tahu usaha tambal ban dan bengkel anda.

Itulah 5 langkah membuka usaha tambal ban dan bengkel yang bisa anda lakukan. Pastikan anda benar-benar memahaminya supaya usaha anda berjalan lancar dan semakin berkembang. Selamat mencoba!